Dalam langkah Diplomasi penuh terobosan, Senator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Mirah Midadan Fahmid tampil percaya diri di hadapan perwakilan Parlemen Georgia. Bukan soal Cinta, tapi ‘Lamaran’ serius untuk menjalin kerja sama strategis di Bidang Energi Hijau, Perdagangan, dan Pertukaran Budaya. Lewat pendekatan khasnya yang hangat dan progresif, Mirah menegaskan bahwa NTB dan Indonesia siap membuka babak baru hubungan lintas Benua dari Asia Tenggara hingga Eropa Timur.
SUMBAWAPOST.com| Jakarta- Anggota DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, mendorong penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Georgia. Hal ini disampaikannya usai menghadiri pertemuan dengan Duta Besar Georgia untuk Indonesia di Jakarta, yang membahas tiga isu utama yakni Energi Terbarukan, Peningkatan Perdagangan Bilateral, dan Pertukaran Budaya (cultural exchange).
“Beberapa waktu yang lalu, saya menghadiri pertemuan dengan Duta Besar Georgia untuk Indonesia di Jakarta yang berfokus pada tiga isu utama yakni penguatan kerja sama energi terbarukan, misi peningkatan perdagangan bilateral, dan pertukaran budaya,” ujar Mirah dalam keterangan yang diterima media ini. Minggu (9/11/2025).
Menurutnya, kerja sama antara Indonesia dan Georgia memiliki prospek strategis yang perlu dimanfaatkan secara konkret, terutama untuk daerah seperti NTB yang memiliki kekayaan sumber daya maritim dan potensi besar energi hijau.
“NTB memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan berbasis laut dan surya. Kolaborasi dengan Georgia yang berpengalaman di bidang teknologi energi dan digital governance dapat menjadi langkah nyata menuju ketahanan energi daerah yang berkelanjutan,” tegas Mirah.
Selain sektor energi dan perdagangan, Mirah juga menyoroti pentingnya membangun jembatan antarbudaya dan pendidikan antara kedua negara.
“Kita ingin kerja sama ini tidak berhenti pada perdagangan saja, tetapi juga membangun jembatan budaya dan pendidikan, seperti program pertukaran mahasiswa atau kolaborasi riset rumput laut dan pertanian tropis,” tambahnya.
Mirah berharap kolaborasi Indonesia-Georgia dapat menjadi model kerja sama internasional yang berdampak langsung bagi Daerah, terutama NTB, dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis inovasi dan budaya.









