Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua RKB Pulau Lombok bersama Wakil Gubernur NTB dan Qori cilik juara internasional serta ribuan warga Bima saat menghadiri Halalbihalal RKBPL di Auditorium UIN Mataram, Minggu (19/4/2026).

Ketua RKB Pulau Lombok bersama Wakil Gubernur NTB dan Qori cilik juara internasional serta ribuan warga Bima saat menghadiri Halalbihalal RKBPL di Auditorium UIN Mataram, Minggu (19/4/2026).

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Ribuan warga Bima yang berdiaspora di Pulau Lombok memadati kegiatan Halalbihalal Rukun Keluarga Bima dan Wanita Rukun Keluarga Bima (RKB-WRKB) Pulau Lombok yang digelar di Auditorium UIN Mataram, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini tak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi sosial dan ekonomi warga Bima di tanah rantau.

Ketua Umum RKBPL, Muhammad Irwan, menegaskan bahwa halal bihalal memiliki makna strategis bagi penguatan organisasi dan kebersamaan masyarakat.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkokoh persatuan berbasis nilai-nilai keagamaan dan sosial,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berbagai program yang dijalankan organisasi sepenuhnya bertumpu pada semangat gotong royong masyarakat, termasuk pengadaan lahan kuburan khusus warga Bima di Lombok dan pembangunan sekretariat.

“Semua ini murni dari kebersamaan. Tidak bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi dari gotong royong masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Diserbu Nyamuk, Bupati Bima Balik Serang dengan Program ‘KANDA’

Ke depan, RKBPL menyiapkan langkah strategis melalui pengembangan unit usaha seperti pusat kuliner khas Bima dan koperasi. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi warga.

Irwan yang juga Akademisi Unram menambahkan, hasil usaha tersebut akan dialokasikan untuk berbagai program sosial, mulai dari bantuan mahasiswa berprestasi hingga pelatihan kewirausahaan. Tak hanya itu, organisasi juga merancang skema pinjaman modal tanpa bunga bagi generasi muda.

“Prinsipnya kejujuran. Pinjaman dikembalikan sesuai pokoknya, tanpa bunga. Kalau ada tambahan sebagai bentuk terima kasih, itu sukarela,” ujarnya.

Selain menyediakan dana sosial darurat untuk kebutuhan mendesak seperti kesehatan, RKBPL juga berharap program-program tersebut dapat membuka lapangan kerja baru.

“Kami ingin RKBPL menjadi bagian dari solusi, mendukung program pemerintah menuju NTB Makmur Mendunia,” pungkas Irwan.

Sementara, Ketua Panitia yang juga anggota DPRD NTB, Abdul Rauf, menyebut pelaksanaan acara melampaui ekspektasi awal.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI, Wagub NTB Umi Dinda: Negara Hadir hingga Pelosok Daerah

“Ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa, sesuai harapan awal kami. Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana dan berlangsung lancar. Bahkan bisa dikatakan sukses besar,” ujar Abdul Rauf.

Ia mengakui adanya kendala teknis dalam koordinasi undangan, namun tidak mengurangi tingginya partisipasi masyarakat.

“Walaupun ada sedikit miskomunikasi, tetapi kami tetap bersinergi dengan masyarakat. Kehadiran peserta sangat luar biasa, ini menunjukkan semangat kebersamaan warga Bima di Lombok,” katanya.

Acara ini juga dirangkaikan dengan pelepasan puluhan jemaah calon haji tahun 2026 yang dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri.

Ke depan, panitia menargetkan peningkatan kualitas kegiatan, baik dari sisi penyelenggaraan maupun dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap tahun depan bisa lebih maksimal lagi, mungkin pelaksanaan di tempat yang lebih representatif seperti hotel. Tahun ini kami fokus konsolidasi, ke depan targetnya adalah penguatan ekonomi,” tegasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB