Preman Sertifikat Kota Mataram Ini Ngamuk Seperti Bos, Ditangkap Seperti Tikus

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 06:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komitmen Polda NTB dalam membasmi aksi premanisme bukan sekadar slogan. Kali ini, Tim Puma Jatanras Direktorat Reskrimum Polda NTB benar-benar menunjukkan taringnya. Enam terduga pelaku premanisme dan pemerasan dibekuk dalam operasi cepat, Sabtu (10/05/2025).

Aksi tak terpuji para preman ini tercium dari laporan masyarakat yang merasa dirugikan oleh ulah mereka. Tak mau tinggal diam, Tim Puma pun langsung tancap gas!

Keenam terduga yang digelandang aparat adalah M (50), MTW (32), MIR (33), MRH (33), MT (40), dan AA (32). Mereka diringkus di berbagai lokasi berbeda – seolah hendak meniru film laga, tapi sayangnya ini bukan Hollywood, ini Bertais!

Menurut Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid SIK., insiden ini terjadi pada 30 April 2025 di PT. PNM Bertais, Kecamatan Sandubaya. Ceritanya, salah satu terduga, si M, datang menagih sertifikat yang pernah dijaminkan oleh Titik Susanti. Masalahnya, yang datang bukan si Titik sendiri. Pihak PT. PNM pun ogah menyerahkan dokumen penting ke orang lain begitu saja.

Baca Juga :  Atlet Binaan Polres Sumbawa Barat Sabet 2 Medali Emas di Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2024

Belum puas ditolak dengan sopan, esok harinya si M datang lagi. Tapi kali ini, dia tidak sendiri. Ia datang membawa “pasukan” berjumlah sekitar 20 orang bukan untuk reuni, tapi untuk memaksa ambil sertifikat.

Lagi-lagi ditolak, karena yang berhak tetap si Titik. Namun, mereka nekat. Aksi maksa berubah jadi brutal. Kantor rusak, karyawan dicekik dan ditendang, bahkan handphone korban sempat dirampas hingga “error” – entah error karena rusak, atau karena shock lihat tingkah preman!

“Mereka merusak dinding kantor, bahkan ada karyawan PT. PNM tersebut yang dicekik serta ditendang dan HP-nya dirampas hingga error. Atas kejadian tersebut, leher karyawan yang dicekik memerah hingga akhirnya melaporkan ke Polda NTB,” jelas Kabid Humas, Sabtu (10/05/2025).

Baca Juga :  Pelajar Asal Lombok Disodomi di Mushola Pom Bensin dan Toilet

Aksi premanisme ini pun berakhir tragis bagi para pelaku. Penangkapan dimulai dari AA yang diciduk di wilayah Bertais. Dari mulut AA, mengalir nama-nama rekan sekomplotan.

Tim Puma tak tinggal diam. Setelah AA, mereka menyambar MTW dan MRH. Kemudian, melalui rekaman CCTV yang jelas seperti sinetron HD, keberadaan M, MIR, dan MT terdeteksi di wilayah Mantang, Lombok Tengah. Tanpa banyak drama, Tim Puma meluncur dan menangkap mereka.

“Saat ini 6 terduga yang melakukan aksi premanisme di PT. PNM Bertais pada 30 April 2025 itu telah diamankan di Polda NTB untuk selanjutnya akan diperiksa dan diproses sesuai hukum berlaku,” tutup Kombes Pol. Mohammad Kholid.

 

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB