Pelantikan PSOI NTB 2025-2029 berubah menjadi panggung optimisme sekaligus kewaspadaan. Nurbaya Sari yang baru dilantik langsung mengebut target emas PON 2028, sementara Dispora dan KONI NTB kompak mengingatkan satu hal yang tak kalah penting yakni jangan sampai atlet ‘Terseret Ombak’ mutasi ke Provinsi lain.
SUMBAWAPOST.com| Mataram- Pelantikan pengurus Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Provinsi NTB juga menghadirkan pernyataan penting dari Dispora NTB, KONI NTB, serta Ketua PSOI NTB yang baru, Nurbaya Sari.
Kabid PDS Kepemudaan Dispora NTB, Agus Sukmayadi, S.E, yang mewakili Kadispora NTB, menyampaikan bahwa selancar merupakan salah satu sektor unggulan dalam pengembangan sport tourism nasional.
“Salah satu yang akan ditonjolkan pemerintah pusat adalah sport tourism. Kondisi geografis NTB menjadi bagian dari wisata olahraga yang spesifik. Mudah-mudahan peluang ini bisa kita tangkap ke depan,” jelasnya. Saat menghadiri acara Pelantikan PSOI NTB 2025-2029. Dihotel Lombok Raya Kota Mataram. Sabtu (22/11/2025).
Ia juga memberi selamat kepada pengurus baru sembari menekankan pentingnya kolaborasi. “Dengan tema progresif dan partisipatif, kalau kita semua berkolaborasi insyaallah segala sesuatunya akan menjadi lebih mudah,” ujarnya.
Ketua KONI NTB Mori Hanafi melalui Wakil Ketua Bidang Humas H. Suhaimi menegaskan kesiapan NTB menuju PON 2028 NTB-NTT, khususnya cabang olahraga selancar ombak.
Ia menyinggung potensi NTB menjadi tuan rumah cabor tersebut, meski penetapan venue masih menunggu visitasi KONI Pusat.
KONI NTB juga mengingatkan pentingnya menjaga atlet agar tidak bermigrasi ke Provinsi lain menjelang PON.
“Mutasi atlet itu menurut PO KONI Pusat adalah dua tahun sebelum pelaksanaan. Ini harus dicermati agar kita tidak mengalami permasalahan. Jangan sampai atlet pindah dan tidak bisa membela NTB,” tegasnya.
Ketua PSOI NTB periode 2025-2029, Nurbaya Sari, menyampaikan komitmen besar untuk membawa selancar NTB ke level lebih tinggi.
“Ini kehormatan dan tanggung jawab bagi kami. Pondasi kuat yang telah dibangun akan menjadi pijakan kami untuk melanjutkan rencana dan prestasi ke depan,” ujarnya.
Ia juga berharap venue selancar PON 2028 bisa dipindahkan dari NTT ke NTB, dengan alasan potensi ombak NTB yang luar biasa.
“Kami memiliki sumber daya alam luar biasa, dari ujung Sumbawa hingga Lombok Barat. Ini awal yang baik untuk kami bekerja keras dan menyusun program menuju emas PON,” tegasnya.
Nurbaya menegaskan agar terus kompak dan berkolaborasi.
“Tidak mungkin organisasi sebesar apa pun bisa berhasil tanpa kebersamaan. Dengan dukungan pemerintah dan KONI, kami optimis bisa mempersembahkan emas untuk NTB,”tutupnya.









