Polres Dompu Tangkap Pria Gunakan Ambulans untuk Antar Pasien Sekaligus Narkoba Jenis Sabu

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Aksi nekat seorang pria berinisial A, warga Desa Mata, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, berhasil digagalkan aparat Polres Dompu. Ia tertangkap menyelundupkan sabu dengan modus menumpang ambulans desa yang sedang mengantar pasien ke Puskesmas.

Penangkapan dilakukan oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu pada Jumat 11 April 2025,sekitar pukul 12.00 WITA di jalur lintas Desa Mata-Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, wilayah perbatasan Kabupaten Sumbawa dan Dompu.

Kasat Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, SH melalui Kasi Humas AKP Zuharis, SH, menjelaskan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Tim yang dipimpin KBO Satnarkoba IPDA Sumaharto langsung melakukan penyelidikan. Ambulans milik Desa Tolo Oi yang dicurigai akhirnya dihentikan untuk diperiksa,” ujar AKP Zuharis, Sabtu 12 April 2025.

Baca Juga :  Silaturahmi Penuh Makna, Wagub NTB Umi Dinda Serap Ilmu dari Mantan Bupati Sumbawa

Di dalam ambulans tersebut terdapat empat orang: sopir, pasien bernama Doken, istrinya, dan A yang mengaku sebagai kerabat pasien. Pemeriksaan awal tak membuahkan hasil, namun A akhirnya mengaku telah menyembunyikan sabu yang awalnya disimpan di kantong celana.

“Begitu melihat ada polisi menghadang di jalan, A panik dan langsung menyelipkan barang haram itu ke bawah jok mobil ambulans,” tambahnya.

Petugas menemukan satu klip plastik berisi kristal putih yang diduga sabu, dengan berat bruto 0,15 gram dan netto 0,06 gram.

Berdasarkan pengakuan A, dirinya ikut ke Puskesmas untuk mendampingi pasien yang terluka akibat kecelakaan kerja. Namun ia juga meminta sopir singgah di beberapa lokasi di sekitar Empang salah satunya diduga sebagai tempat pengambilan sabu.

Baca Juga :  Polres Lombok Tengah Deklarasi Pilkades Damai 2025

“Modus ini sangat tidak manusiawi memanfaatkan ambulans, kendaraan kemanusiaan, untuk menyamarkan aksi kriminal. Tapi kejelian petugas dan dukungan masyarakat membuat upaya ini gagal total,” tegas AKP Zuharis.

Kini, A dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan ini.

Polres Dompu mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melawan peredaran narkoba.

“Jangan diam jika melihat aktivitas mencurigakan. Bersama kita bisa selamatkan generasi dari bahaya narkotika,” pungkas AKP Zuharis.

 

 

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru