SUMBAWAPOST.com, Dompu – Aksi nekat seorang pria berinisial A, warga Desa Mata, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, berhasil digagalkan aparat Polres Dompu. Ia tertangkap menyelundupkan sabu dengan modus menumpang ambulans desa yang sedang mengantar pasien ke Puskesmas.
Penangkapan dilakukan oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu pada Jumat 11 April 2025,sekitar pukul 12.00 WITA di jalur lintas Desa Mata-Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, wilayah perbatasan Kabupaten Sumbawa dan Dompu.
Kasat Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, SH melalui Kasi Humas AKP Zuharis, SH, menjelaskan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Tim yang dipimpin KBO Satnarkoba IPDA Sumaharto langsung melakukan penyelidikan. Ambulans milik Desa Tolo Oi yang dicurigai akhirnya dihentikan untuk diperiksa,” ujar AKP Zuharis, Sabtu 12 April 2025.
Di dalam ambulans tersebut terdapat empat orang: sopir, pasien bernama Doken, istrinya, dan A yang mengaku sebagai kerabat pasien. Pemeriksaan awal tak membuahkan hasil, namun A akhirnya mengaku telah menyembunyikan sabu yang awalnya disimpan di kantong celana.
“Begitu melihat ada polisi menghadang di jalan, A panik dan langsung menyelipkan barang haram itu ke bawah jok mobil ambulans,” tambahnya.
Petugas menemukan satu klip plastik berisi kristal putih yang diduga sabu, dengan berat bruto 0,15 gram dan netto 0,06 gram.
Berdasarkan pengakuan A, dirinya ikut ke Puskesmas untuk mendampingi pasien yang terluka akibat kecelakaan kerja. Namun ia juga meminta sopir singgah di beberapa lokasi di sekitar Empang salah satunya diduga sebagai tempat pengambilan sabu.
“Modus ini sangat tidak manusiawi memanfaatkan ambulans, kendaraan kemanusiaan, untuk menyamarkan aksi kriminal. Tapi kejelian petugas dan dukungan masyarakat membuat upaya ini gagal total,” tegas AKP Zuharis.
Kini, A dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan ini.
Polres Dompu mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melawan peredaran narkoba.
“Jangan diam jika melihat aktivitas mencurigakan. Bersama kita bisa selamatkan generasi dari bahaya narkotika,” pungkas AKP Zuharis.









