Polisi Tangkap Pelajar SMP di Dompu Usai Tembak Teman Sendiri

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Seorang pelajar SMP berinisial SA (15) diamankan pihak kepolisian setelah menembak temannya sendiri hingga tewas menggunakan senapan angin jenis PCP. Korban, remaja laki-laki berinisial IKB (17), warga Dusun Dermaga, Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, meninggal dunia dalam insiden tragis yang terjadi di Dusun Mpuri, Desa Bakajaya, Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 18.50 WITA.

Kapolsek Woja, IPTU M. Norkurniawan, melalui Kasi Humas Polres Dompu menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban dan pelaku mengunjungi rumah kakak pelaku, Wahyudin. Di lokasi, pelaku melihat senapan PCP tergeletak di ruang tamu. Tanpa mempertimbangkan bahaya, pelaku mengambil senapan tersebut dan membawanya ke luar rumah.

Baca Juga :  Seorang Ibu Rumah Tanggga di Bima Nekat Jual Narkoba di Rumah Orang Tua, Kini Resmi Diborgol

Saat korban sedang asyik bermain ponsel, pelaku mengarahkan senapan ke arah dada kanan korban dan melepaskan tembakan dalam kondisi bercanda. Ternyata senapan berisi peluru mimis, dan tembakan tersebut langsung membuat korban tersungkur kesakitan. Panik, pelaku meminta bantuan warga dan membawa korban ke Puskesmas Dompu Barat menggunakan kendaraan umum. Sayangnya, korban dinyatakan telah meninggal dunia dalam perjalanan.

Pihak Polsek Woja bergerak cepat dengan mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Mapolres Dompu. Langkah ini diambil untuk kepentingan penyelidikan sekaligus mencegah potensi konflik di masyarakat.

Baca Juga :  Kisruh Wisata Ekas Akhirnya Damai di Lautan, PSOI Loteng dan Lotim Capai Kesepakatan Boatman

“Selain mengamankan pelaku, kami juga langsung melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban dan tokoh masyarakat guna meredam gejolak serta mencegah penyebaran informasi yang tidak benar,” ujar IPTU Norkurniawan.

Ia turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan senjata, termasuk senapan angin, agar tidak mudah diakses anak-anak atau remaja.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Nowa dan sekitarnya dilaporkan aman dan kondusif. Pihak kepolisian terus mengintensifkan pendekatan preventif untuk memastikan ketenangan warga tetap terjaga.

 

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Berita Terbaru