Pelangi Itu Indah Karena Berbeda, Wagub NTB Umi Dinda: Beda Bukan Masalah, Asal Jangan Bikin Ribut

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Dalam semarak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP. atau akrab disapa Umi Dinda, mengajak seluruh masyarakat NTB untuk terus merawat ukhuwah dan kebersamaan di tengah keberagaman.

Ajakan itu disampaikan saat dirinya memberikan sambutan pada kegiatan Jalan Sehat Kerukunan yang digelar di halaman Kantor Kemenag NTB, Sabtu (16/8/2025).

Menurut Umi Dinda, kegiatan jalan sehat kerukunan bukan sekadar olahraga bersama, melainkan juga simbol perlawanan terhadap paham intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme.

Baca Juga :  Anggota DPRD NTB Marga Harun: Hafal Pancasila Saja Tidak Cukup, Harus Diamalkan dan Diaktualisasikan

“Tujuan utama acara ini adalah menjaga kebersamaan kita semua dalam perbedaan dan keragaman masyarakat Nusa Tenggara Barat,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberagaman di NTB harus dipandang sebagai sebuah keindahan, bukan pemisah. “Perbedaan itu ibarat pelangi. Pelangi disebut indah karena ia hadir dengan banyak warna,” ujar Umi Dinda.

Baca Juga :  GARAP NTB Duduki Kantor Gubernur: Tanah Dirampas, Air Dijual, Tambang Merajalela, Pak Gubernur di Mana Nurani Negara?

Lebih jauh, Wagub berharap seluruh umat beragama di NTB dapat terus menghadirkan pemandangan indah dalam harmoni kebersamaan, sehingga NTB semakin diperhitungkan dan membanggakan di mata dunia.

Hadir dalam acara ini, Kapolda NTB, Kepala Kemenag NTB, serta sejumlah kepala dinas lingkup Pemprov NTB. Suasana penuh keceriaan pun mewarnai kegiatan jalan sehat yang diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas
Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB