NTB Pelajari Rahasia BLK Legendaris Singosari: Strategi Tingkatkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 15:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Malang- Dalam upaya menguatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggenjot program pelatihan dan pembinaan profesional secara berkesinambungan. Salah satu langkah strategis adalah belajar dari praktik terbaik di Daerah lain

Pemerintah Provinsi NTB bersama Forum Wartawan Parlemen (FWP) melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Singosari, Jawa Timur, untuk memperkuat pelatihan dan penempatan tenaga kerja.

Kunjungan ini dilakukan oleh Plt. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfotik NTB, Safrudin, SH, MH, bersama Fungsional Pengantar Kerja Disnakertrans NTB, Pradiptha Himawan Putra, serta puluhan wartawan asal NTB. Tujuannya adalah mempelajari sistem pelatihan berbasis kompetensi yang telah terbukti berhasil, sekaligus memperkaya perspektif media dalam mendukung kebijakan publik di bidang ketenagakerjaan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

BLK Singosari menjadi pusat percontohan pengembangan pelatihan industri nasional karena sistemnya yang terintegrasi antara dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Para peserta yang menyelesaikan pelatihan mendapatkan sertifikasi kompetensi, dan sebagian besar langsung terserap dunia kerja atau membuka usaha mandiri.

Baca Juga :  Akademisi FHISIP Unram Akan Galang Petisi, Desak Penanganan Transparan Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus

Kepala UPT BLK Singosari, Isman Widodo, AP, M.M., menjelaskan bahwa BLK ini merupakan UPT pertama di Indonesia, berdiri sejak 1953 dan diresmikan pada 1957. “Di Singosari kami memiliki 16 kejuruan aktif dengan sistem pelatihan berbasis kompetensi dan kebutuhan industri. Setelah pelatihan, peserta juga mendapat pendampingan usaha maupun akses kerja ke perusahaan mitra,” jelas Isman.

Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB, Pradipta Himawan Putra, S.H., menegaskan pentingnya kesesuaian antara jenis pelatihan dan kebutuhan pasar kerja. “Kami ingin memastikan lulusan pelatihan benar-benar siap kerja dan mampu menjawab kebutuhan industri, baik di NTB maupun di luar daerah,” ungkapnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di NTB masih sekitar 3,9 persen, sehingga peningkatan efektivitas pelatihan dan penempatan tenaga kerja menjadi prioritas utama. Dalam kunjungan ini, juga dibahas rencana kerja sama antarprovinsi dalam bidang pelatihan vokasi, peningkatan kapasitas instruktur, serta peluang pengembangan program kemitraan di NTB.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB: Tahapan Pilkada 2024 Sudah Sesuai Regulasi

BLK Singosari memiliki berbagai kejuruan unggulan, mulai dari teknik otomotif, pengelasan, listrik, fashion technology, manufaktur, tata kecantikan, bisnis dan manajemen, hingga pariwisata. Selain itu, lembaga ini menjalin kerja sama nasional maupun internasional, termasuk dengan agen di Taiwan untuk kejuruan las.

Dampak nyata pelatihan BLK terlihat pada penempatan lulusannya, baik di tingkat nasional seperti Kalimantan dan Jakarta, maupun internasional di Meksiko dan Taiwan.

Menurut Isman, NTB memiliki potensi besar dalam pengembangan pelatihan kerja, terutama seiring berkembangnya sektor pariwisata. “Dengan semakin berkembangnya pariwisata dan banyaknya hotel, lulusan BLK di NTB bisa terserap dengan baik. Salah satu strategi kami adalah memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga,” pungkasnya.

Melalui kunjungan ini, Pemprov NTB berharap dapat memperluas kesempatan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat daerah, sambil mengadopsi sistem pelatihan yang telah terbukti efektif di BLK Singosari.

 

Berita Terkait

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Berita Terbaru