Gas Elpiji Hilang Saat Masak Mie, Polisi di Kota Bima Tak Butuh Indra Keenam-Cukup CCTV dan Facebook

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 02:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Kota Bima – Aksi pencurian tabung gas elpiji di wilayah Kelurahan Pane, Kecamatan Rasana’e Barat, Kota Bima, akhirnya berhasil diungkap Tim Opsnal Polsek Rasana’e Barat, Polres Bima Kota.

Terduga pelaku pencurian berinisial AI (34), warga Kelurahan Nae, ditangkap pada Senin (4/8/2025) sore sekitar pukul 16.30 Wita, setelah rekaman aksi kejahatannya tersebar luas di media sosial dan viral.

Dalam video CCTV yang diunggah oleh warga, terlihat seorang pria mengambil sebuah tabung gas di tempat jualan milik warga tanpa seizin pemiliknya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam (1/8/2025) sekitar pukul 19.04 Wita, saat pemilik warung tengah sibuk memasak.

Baca Juga :  Kabur Usai Mencuri Emas dan Uang Nenek, Pelajar Asal Ambalawi Akhirnya Diciduk Kurang dari 24 Jam

Korban, Khairatul Hisan (29), seorang ibu rumah tangga yang juga pemilik warung, mengatakan bahwa dirinya baru menyadari tabung gasnya hilang saat hendak menyambung memasak mie.

Dari hasil penyelidikan dan analisis terhadap video rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku beserta sepeda motor yang digunakan dalam aksi pencurian tersebut. Tim langsung bergerak ke lokasi tempat tinggal AI dan mengamankannya tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Pilkada Serentak 2024: NTB Masih Masuk Provinsi yang Rawan

Kepada petugas, AI mengakui perbuatannya dan menyatakan bahwa tabung gas hasil curian telah dijual. Namun, ia mengaku tidak mengenal identitas pembelinya.

Kini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Rasana’e Barat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Rasana’e Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memasang CCTV di tempat usaha sebagai langkah antisipatif terhadap tindak kriminal.

 

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB