Naik Jabatan di NTB Pakai Otak dan Keringat, Era Titip Nama dan Politik Resmi Ditutup

Avatar

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, saat membuka Musyawarah Rencana Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) dan Rapat Koordinasi Kepegawaian di Astoria Hotel, Senin (8/12/2025).

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, saat membuka Musyawarah Rencana Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) dan Rapat Koordinasi Kepegawaian di Astoria Hotel, Senin (8/12/2025).

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Meritokrasi menjadi salah satu target utama pembangunan sumber daya aparatur di Nusa Tenggara Barat. Prinsip menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat serta mendorong pegawai bersaing melalui kinerja bukan karena pendekatan politik terus dikuatkan.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, saat membuka Musyawarah Rencana Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) dan Rapat Koordinasi Kepegawaian di Astoria Hotel, Senin (8/12/2025).

Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur NTB, mengungkapkan bahwa saat ini NTB tengah berproses menuju penerapan manajemen talenta secara menyeluruh. Hingga saat ini, baru Kabupaten Lombok Tengah yang telah menerapkan sistem tersebut.

Baca Juga :  Drama Curanmor di Mataram: Tersangka ‘Latihan’ 14 Adegan Layaknya Syuting Sinetron

“Mudah-mudahan tahun depan di daerah lain bisa menggunakan manajemen talenta,” harap Miq Iqbal.

Lebih lanjut, Miq Iqbal menegaskan bahwa setiap pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB memiliki kesempatan dan peluang yang sama dalam menentukan perjalanan kariernya. Jabatan Kepala Dinas, menurutnya, harus diraih melalui proses dan capaian kinerja yang terukur.

“Silakan bekerja dengan baik, bahwa pasti setiap Pegawai punya peluang,” jelas pria kelahiran Lombok Tengah ini.

Selain itu, mantan Duta Besar RI untuk Turki tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa beruntung karena memiliki hubungan persahabatan dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, yang selama ini menjadi mitra diskusi dan pemberi masukan bagi kemajuan NTB.

Baca Juga :  Utang Jadi Bahan Gosip, Parang Jadi Pelampiasan: Suami di Dompu Bunuh Istri Pakai Parang

“Beliau selalu terbuka untuk diajak berdiskusi, memberikan nasehat untuk NTB,” katanya.

Di akhir sambutannya, Miq Iqbal berharap seluruh kabupaten dan kota di NTB dapat segera menerapkan manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi Birokrasi dan penguatan sistem Kepegawaian berbasis Prestasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BKN RI, para wali kota, bupati, serta wakil bupati se-Nusa Tenggara Barat.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB