Mayat Mahasiswa Gegerkan Pegunungan Ule Kota Bima, Polisi Curigai Gantung Diri tapi Masih Misterius

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Warga Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, digemparkan dengan penemuan mayat seorang mahasiswa di kawasan Pegunungan Kedo, Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 15.30 WITA.

Tim Inafis bersama piket Reskrim Polres Bima Kota dan personel Polsek Asakota langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban diketahui bernama Avebtus Genta, mahasiswa asal Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Menurut keterangan saksi Hamsah Yakub, saat dirinya sedang mengambil pakan kambing di kawasan tersebut, ia menemukan sejumlah barang tergeletak di tanah, di antaranya handphone Redmi 5C warna oranye, tas abu-abu polos, dan sepasang sepatu hitam merek Trekkers.

Baca Juga :  Kasus Hilangnya Kifen di Gunung Sangiang Api Bima, Badko HMI Desak Kapolda NTB Turun Tangan

“Setelah melihat barang-barang itu, saya mendekat, dan ternyata ada sosok laki-laki tergeletak dengan posisi telentang menghadap ke utara,” ujar Hamsah.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, diduga korban meninggal dunia akibat gantung diri, karena ditemukan tali kecil yang masih melilit di lehernya.

Baca Juga :  Kos-Kosan Jadi TKP Pesta Sabu di Bima, Abang Polisi Sudah Tiba Sebelum Lagu Kedua Diputar

Olah TKP dipimpin langsung oleh Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin, dengan dibantu personel gabungan dan warga setempat. Setelah proses selesai, jenazah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Bima untuk dilakukan pemeriksaan medis (visum et repertum).

Dari hasil visum sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, penyidikan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P
FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional
Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK
Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi
Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur
Pemudik Siap-Siap! Kapolda NTB Edy Murbowo Cek Langsung Kesiapan Pelabuhan Lembar Jelang Lebaran 2026
Permen Komdigi 9/2026 Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Soroti Hak Anak dan Literasi Digital
Kapolda NTB Bukber Bareng BEM dan OKP, Ngobrol Santai Tapi Pesannya Tegas: Jaga NTB!
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:15 WIB

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Senin, 9 Maret 2026 - 00:51 WIB

FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:04 WIB

Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Berita Terbaru