Ketua Baznas KSB Tanggapi Kasus Ibu Bawa Mayat Bayi Naik Taksi Oline: Jangan Asal Tuduh, Kami Bisa Bantu Kalau Ada Laporan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Barat – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), M. Jafar Yusuf, akhirnya angkat bicara terkait viralnya kasus seorang ibu yang terpaksa membawa pulang jenazah bayinya menggunakan taksi online karena diduga tidak mendapat bantuan transportasi dari rumah sakit atau pemerintah.

Dalam pernyataannya, M. Jafar menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa serta merta dijadikan alasan untuk menyalahkan Baznas atau pihak lain secara sepihak.

Baca Juga :  Warga Dompu-Bima Sakit di Mataram? Tenang, Anggota DPRD NTB Nadirah Berjanji Siapkan Rumah Singgah

“Kalau saja ibu tersebut bersabar dan melaporkan ke Baznas KSB atau ke Pemda, pasti ada jalan keluarnya. Kami terbuka untuk membantu, apalagi untuk kasus kemanusiaan,” tegas Jafar, Minggu (13/4/2025).

Ia juga menyayangkan adanya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk mencari-cari celah dan kelemahan lembaga seperti Baznas maupun pemerintah daerah.

“Yang disayangkan, kondisi seperti ini malah dijadikan bahan untuk menyerang. Padahal bisa diselesaikan dengan komunikasi. Baznas selalu ada untuk masyarakat, tapi kami juga butuh informasi langsung dari warga,” tambahnya.

Baca Juga :  Rachmat Hidayat Kembali Nahkodai PDI-P NTB, Siap Bangun Barisan Banteng Muda yang Kritis dan Solutif

Jafar menekankan, Baznas KSB tetap berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat atau krisis. Namun, partisipasi aktif masyarakat untuk melapor sangat penting agar bantuan bisa tepat sasaran dan cepat diberikan.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB