Guru To’i Wakili Bali-Nusra dalam Kaukus Parlemen Hijau Daerah, DPRD NTB Dukung Advokasi Keadilan Ekologis

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bali – Anggota DPRD Provinsi NTB, Akhdiansyah, S.HI yang akrab disapa Guru To’i resmi didaulat sebagai salah satu Presidium Nasional Kaukus Parlemen Hijau Daerah (KPHD). Ia mewakili zona Bali–Nusa Tenggara dalam forum lintas wilayah yang bertujuan memperkuat peran legislatif daerah dalam advokasi kebijakan lingkungan hidup dan keadilan ekologis.

Deklarasi dan pembentukan KPHD ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi krisis iklim dan memperjuangkan hak-hak ekologis masyarakat di daerah. Forum ini menjadi wadah kolektif para legislator daerah yang memiliki komitmen terhadap perlindungan lingkungan, keberlanjutan ekosistem, serta perbaikan tata kelola sumber daya alam di tingkat lokal.

Empat Pilar Komitmen KPHD KPHD menetapkan empat pilar utama sebagai landasan gerakannya:

Baca Juga :  Tragedi Maut Tambang! DPRD NTB Hamdan Kasim Desak PT AMNT Hentikan Operasi di Dodo Rinti

1. Mendorong kebijakan daerah yang responsif terhadap krisis iklim dan ketimpangan sosial;
2. Mengawal pendanaan ekologis melalui skema Transfer Fiskal Ekologis (TFE);
3. Melindungi hak-hak masyarakat atas kawasan pesisir, hutan, dan gambut;
4. Menolak eksploitasi lingkungan dan memperkuat penegakan hukum terhadap pelanggaran ekologis.

DPRD NTB menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan KPHD sebagai wadah inklusif bagi anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota di NTB yang peduli pada isu-isu lingkungan. Keterlibatan langsung para wakil rakyat diharapkan dapat membawa suara lingkungan ke ruang-ruang kebijakan, serta memastikan bahwa legislasi di daerah tidak abai terhadap prinsip keadilan ekologis.

“Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi soal masa depan daerah. Parlemen harus hadir sebagai kekuatan yang memastikan bumi tetap lestari dan masyarakat terlindungi,” ujar Guru To’i usai deklarasi 7 Agustus 2025.

Baca Juga :  Kuliah Jurusan Apa? Mahasiswa Bima di Mataram Ketahuan Ambil Konsentrasi ‘Dagang Ganja'

Konsolidasi Nasional Menyambut Konferensi EFT ke-7 Sebagai tindak lanjut, akan digelar agenda konsolidasi bersama legislator peduli lingkungan dari seluruh Indonesia pada awal Agustus 2025. Agenda ini dirancang sebagai persiapan menuju Deklarasi Resmi KPHD yang akan berlangsung dalam Konferensi Nasional Transfer Ekologis (EFT) ke-7 di Jakarta.

“Forum ini diharapkan menjadi titik balik bagi keterlibatan aktif DPRD dalam mendorong tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan, adil, dan berpihak pada kepentingan rakyat serta kelestarian lingkungan hidup,”ungkap Duta Partai PKB dapil NTB VI (Bima, Dompu dan Kota Bima)

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru