Kapolsek Kalimantan Turun Tangan Salurkan Air Bersih ke Warga Pujut Lombok Tengah 

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 25 September 2024 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost.com, Lombok Tengah – Polsek Pujut Polres Lombok Tengah turun tangan menyalurkan air bersih untuk membantu warga yang terdampak kekeringan di Desa Sengkol Kecamatan Pujut.

“Hari ini kami menyalurkan sebanyak 5000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Desa Sengkol Kecamatan Pujut,” kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, SIK melalui Kapolsek Pujut IPTU R. Kalimantan Jaya, Rabu, 25 September 2024.

Kalimantan menyampaikan sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang datang ke Polsek terkait kekurangan air bersih dan meminta bantuan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  APPM Tuding Aliran Fee Proyek DAK Mengalir Ke Sekda NTB Lewat Konsultan PT Titik Temu

“Ada kita terima keluhan warga yang kekurangan air bersih, hari ini kami langsung salurkan menggunakan satu truk mobil tangki polres lombok tengah,” ujar Kapolsek.

Saat ini, kata Kapolsek di beberapa desa di kecamatan pujut mengalami kesulitan air bersih, hal ini dibuktikan dengan cuaca yang cukup panas.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan masyarakat yang sedang kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari hari,” harapnya.

Baca Juga :  Kos-Kosan Sabu di Sumbawa: Cinta Dalam Setengah Gram, Pasangan Diciduk Bersama Alat Pesta Narkoba

Sementara itu salah satu warga Desa Sengkol Kecamatan Pujut menyamakan terima kasih kepada polres lombok tengah karena telah peduli kepada warga yang membutuhkan. Ia mengaku batuan ini sangat berarti bagi warga.

“Alhamdulillah kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan air bersih oleh bapak polisi, ini sangat berarti bagi kami untuk kebutuhan sehari-hari,” kata warga.

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru