APPM Tuding Aliran Fee Proyek DAK Mengalir Ke Sekda NTB Lewat Konsultan PT Titik Temu

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 03:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Nusa Tenggara Barat (APPM NTB) Gelar aksi didepan Polda NTB. Jum’at (24/01/2025) pagi.

Kehadiran puluhan masa aksi tersebut meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera panggil dan ungkap dalang dibalik dugaan korupsi pada proyek Anggaran Dana Alokasi Khusus di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB (DAK Dikbud NTB)

Mustakim Koordinator Lapangan aksi menyebutkan, proyek DAK Dikbud diduga kuat adanya keterlibatan PT. Titik Temu Konsultan di Pusaran Proyek Dana Alokasi Khusus.

Baca Juga :  Mandalika Milik Siapa? Gubernur NTB Ultimatum ITDC: Rakyat Harus Ikut Menikmati

Tidak hanya itu, berdasarkan hasil investigasi, Mustakim juga menyebut, ada keterlibatan pimpinan tertinggi di NTB sebelumnya, dan keterlibatan Kabid yang meminta fee kepada rekanan. Dan hasilnya dikumpulkan ke PT Titik Temu Konsultan.

“Semua uang fee proyek DAK tersebut Infomasinya disetor lewat rekening konsultan PT. Titik Temu,”ungkap Mustakim.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyebut temuan kami dibalik perusahaan itu disebut-sebut ada Sekda NTB HL Gita.

“Sekda NTB salah satu pihak yang diduga kuat sebagai pihak ikut terlibat dalam mengatur Poyek DAK. Kuat dugaan ada Pak Sekda NTB menerima aliran dana Fee proyek DAK lewat PT Titik Temu Konsultan,”bebernya.

Baca Juga :  1,8 juta Warga NTB Jadi Tenaga Kerja Informal dan Daerah ke-4 Terbanyak Pengirim PMI LN

“Kami mendesak APH Polda NTB untuk segera panggil Sekda NTB dan telusuri aliran dana DAK Dikbud NTB serta PT Titik Temu Konsultan,”tegasnya

Terpisah, Sekda NTB HL Gita Ariadi dihubungi media ini enggan memberikan respon terhadap sejumlah pertanyaan terhadap tudingan keterlibatan dalam proyek DAK hingga berita ini diterbitkan.

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru