Kapolda NTB: Jangan Cederai Perjuangan Leluhur, Jadilah Pengayom Dan Penegak Hukum yang Mulia

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol Hadi Gunawan, menekankan pentingnya menjaga makna perjuangan para leluhur, yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

“Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil perjuangan panjang para pendahulu. Sebagai anggota Polri, kita harus menjaga dan melanjutkan perjuangan tersebut dengan integritas, bukan melakukan hal-hal yang menciderai pengorbanan mereka,” tegas Irjen Pol Hadi. Jum’at (17/1/2025), kemarin saat menjadi Inspektur pada upacara bulanan Hari Kesadaran Nasional (HKN).

Upacara ini juga diwarnai dengan pembacaan Pancasila, sebagai wujud penghormatan terhadap lima sila yang menjadi dasar ideologi bangsa Indonesia. Kapolda NTB menyoroti nilai universal Pancasila, yang diakui hingga ke mancanegara sebagai mantra pemersatu.

Baca Juga :  Kecanduan Judi Online, Pria di Mataram Nekat Curi Motor Teman Sendiri

Selain itu, pembukaan Undang-Undang Dasar, Tribrata, dan Panca Prasetya Korpri juga menjadi bagian penting dari upacara. Menurut Kapolda, momentum tersebut diharapkan dapat mengingatkan seluruh personel kepolisian, tentang tugas mulia mereka sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum yang tegas dan berwibawa.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai refleksi atas tugas yang kita emban. Jangan sampai ada tindakan atau perilaku yang mencederai nilai luhur perjuangan leluhur kita. Kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kapolda.

Baca Juga :  Sore Penuh Gagasan, Dr Zul dan Trio Profesor UIN Mataram Susun Cetak Biru NTB

Upacara HKN itu tidak hanya menjadi pengingat, tetapi juga menjadi penguat komitmen Polri dalam memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

“Polri adalah garda terdepan dalam menjaga persatuan, mari bersama kita wujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera,”pesan Kapolda NTB menutup pidatonya.

 

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB