Sekda NTB: Budaya Tidak Berhenti Pada Pelestarian, Tapi Juga Upaya Pengembangan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 20 Agustus 2024 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si berharap bahwa budaya tidak berhenti pada kajian-kajian bertemakan pelestarian saja, tapi juga ada langkah pengembangan yang bisa menghasilkan Ekonomi kreatif dan Pariwisata

“Maka untuk dia berkembang, kita tempelkan dia menjadi kegiatan ekonomi kreatif dan kegiatan kepariwisataan”, jelas Miq Gita sapaan akrab Sekda NTB membuka acara Pameran Wisya Saswata dengan tema “Mataram Islam: Awal Mula, Kejayaan, Peristirahatan dalam rangka Pengelolaan dan Pembinaan Permuseuman Dinas Kebudayaan (Kundha Kebudayaan) Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Museum Negeri NTB di Halaman Museum Negeri NTB, Selasa, 20 Agustus 2024.

Baca Juga :  Dana Siluman Rp1,8 Miliar Dikembalikan DPRD NTB Bukan Amal Jariah, Jaksa Jadikan Bukti, Petinggi Pemprov Masuk Radar

Selain itu, Miq Gita juga menambahkan, setelah adanya Undang-undang kemajuan kebudayaan nomor 5 Tahun 2017 merupakan momentum sebagai afirmasi yang kuat tentang kebudayaan itu sendiri

“NTB harus menciptakan pemahaman budaya dan sejarah pada lintas Universitas dan Fakultas, dan itu semua demi generasi NTav. Misalnya, dengan Sasakologi, Samawalogi dan Mbojologi. Why not”, imbuh Miq Gita

Baca Juga :  Bangun Kesadaran Demokrasi Lewat Desa, KPU NTB Latih Fasilitator PDD

Sebelumnya, Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam, SH., MH mengatakan bahwa kegiatan yang merupakan kerja sama antara Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Jogja dan Museum NTB ini sebagai langkah dan upaya penanaman nilai-nilai sejarah untuk generasi di NTB.

“Kegiatan ini selain sebagai langkah penanaman nilai sejarah juga sebagai langkah pelestarian kebudayaan”, kata

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru