Kangen Istri yang Bekerja di Taiwan, Pria Asal Lombok Setubuhi Putri Sendiri

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah- Pria berinisial FRM (46) asal Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah tega merenggut kesucian anak kandungnya sendiri yang masih pelajar.

Aksi bejat pelaku ini terungkap setelah korban sebut saja bunga, melaporkan kejadian nahas yang dialaminya ini kepada ibunya yang saat ini sedang menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Taiwan.

Ibu korban kemudian memberitahukan bibi korban, sehingga bibi korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Ironisnya pelaku mengaku aksi bejatnya ini dilakukan karena ia rindu dengan istrinya yang sudah tujuh bulan di Taiwan.

“Saya pertama kali melakukan sama anak karena saya rindu sama istri. Saya datangi anak saat sedang tidur dan saya lakukan itu,” ungkap FRN di Polres Lombok Tengah, (20/12/2024)

Sambil tertunduk lesu, dan dengan nada terbata-bata ia mengaku khilaf dan meminta maaf atas perbuatan keji yang dilakukan. “Saya mohon maaf, saya menyesal,” ucapnya.

Baca Juga :  Ditemukan di Tepi Jalan, Berakhir di Pelaminan: Kisah Bayi ‘Pemersatu’ Dua Keluarga di Sumbawa, Cinta Akhirnya Disahkan

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Luk Luk Il Maqnun menyampaikan, terduga pelaku kami amankan tanpa perlawanan.

“FR kita tangkap di sekitar Pantai Tampah, Desa Mekarsari, pada Rabu malam (18/12/2024) kemarin,” ujar Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Luk Luk Il Maqnun, Kamis (19/12/2024).

Berdasarkan keterangan dari laporan korban, sambung Kasat Reskrim, kasus ini bermula pada tanggal 7 Desember 2024 dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Pelaku tiba – tiba masuk ke kamar korban dan langsung melakukan aksi bejatnya.

“Dari pengakuan korban kepada petugas, saat kejadian itu dia tidak berani melakukan perlawanan karena takut. Korban juga menceritakan kalau sering menyaksikan pelaku ini melakukan kekerasan terhadap ibunya,” jelas Kasat Reskrim.

Setelah kejadian tersebut, korban segera menghubungi ibunya yang bekerja di Taiwan yang kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya. Sang ibu kemudian meminta bantuan kepada saudara korban yang berada di Lombok untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Dompu Ikut Panen Raya Nasional, Syirajuddin: Doakan Bumi Nggahi Rawi Pahu Tetap Subur dan Melimpah

“Sesuai prosedur yang berlaku, setelah menerima laporan kami (Polisi) kemudian melakukan proses pemeriksaan termasuk membawa korban untuk visum et revertum. Selain itu, kami juga segera mengumpulkan bukti-bukti dan selanjutnya melakukan penangkapan terhadap pelaku FR,” jelas Iptu Luk Luk.

Atas perbuatannya, ia dijerat dengan Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1), (2) dan (3) Undang – Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang -Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak.

“Saat ini pelaku sudah kita tahan di Mapolres Lombok Tengah guna proses hukum lebih lanjut,” tandas Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah.

 

Berita Terkait

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Yusril Tegaskan Kepemimpinan Sah PBB di Bawah Yuri Kemal, Nadirah Al-Habsyi: Kami Tegak Lurus
Tembus 5 Negara, QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Buka Akses Transaksi Global
Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
BPS Ungkap Fakta Ekonomi NTB: Inflasi Turun, Pariwisata Melejit, Surplus Perdagangan Tembus Rp8 Triliun
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:56 WIB

NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:56 WIB

NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:14 WIB

BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:27 WIB

Yusril Tegaskan Kepemimpinan Sah PBB di Bawah Yuri Kemal, Nadirah Al-Habsyi: Kami Tegak Lurus

Berita Terbaru