Jenazah Bayi Dipulangkan Pakai Taksi Online, Anggota DPRD NTB Murka: RSUD Harus Dievaluasi Total!

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu Tragedi memilukan kembali mencoreng wajah kemanusiaan di NTB. Seorang bayi asal Sumbawa yang meninggal dunia di RSUD Provinsi NTB, justru dipulangkan bukan dengan mobil ambulans melainkan taksi online.

Peristiwa yang seharusnya ditangani penuh empati ini justru menjadi drama duka yang disaksikan publik dengan hati teriris. Tak butuh waktu lama, kasus ini langsung menyulut reaksi keras dari DPRD NTB.

Anggota DPRD NTB Marga Harun, SH politisi muda dari Fraksi PPP naik pitam. Ia mengecam keras lemahnya manajemen RSUD dan menyebut kejadian ini sebagai sinyal lampu merah atas buruknya tata kelola pelayanan kesehatan di NTB.

Baca Juga :  Kadispar NTB Benarkan Pernyataan Kadispar Kota Bima, Pariwisata NTB Harus Terintegrasi

“Ini bukan cuma soal kendaraan. Ini soal rasa kemanusiaan yang hilang. Masa jenazah bayi dipulangkan pakai taksi online? Dimana hati nurani manajemen RSUD?,” semprot Marga Harun, Anggota DPRD NTB Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM, Senin 7 April 2025 saat dihubungi media ini.

Baca Juga :  Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk Resmi Dilaporkan ke Kejati NTB, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Tak berhenti di situ, Marga menegaskan pihaknya akan memanggil pihak RSUD dan Dinas Kesehatan untuk meminta klarifikasi terbuka. Evaluasi total pun akan didorong DPRD untuk membongkar apa yang sebenarnya terjadi di balik layar rumah sakit milik pemerintah itu.

“Kita akan pertanyakan semua. Dari SOP, fasilitas, hingga anggaran yang seharusnya menjamin pelayanan, apalagi dalam kondisi duka. Jangan sampai rakyat merasa seperti beban di mata negara,” tandasnya.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 1,092 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB