SUMBAWAPOST.com, Dompu – Tragedi memilukan kembali mencoreng wajah kemanusiaan di NTB. Seorang bayi asal Sumbawa yang meninggal dunia di RSUD Provinsi NTB, justru dipulangkan bukan dengan mobil ambulans melainkan taksi online.
Peristiwa yang seharusnya ditangani penuh empati ini justru menjadi drama duka yang disaksikan publik dengan hati teriris. Tak butuh waktu lama, kasus ini langsung menyulut reaksi keras dari DPRD NTB.
Anggota DPRD NTB Marga Harun, SH politisi muda dari Fraksi PPP naik pitam. Ia mengecam keras lemahnya manajemen RSUD dan menyebut kejadian ini sebagai sinyal lampu merah atas buruknya tata kelola pelayanan kesehatan di NTB.
“Ini bukan cuma soal kendaraan. Ini soal rasa kemanusiaan yang hilang. Masa jenazah bayi dipulangkan pakai taksi online? Dimana hati nurani manajemen RSUD?,” semprot Marga Harun, Anggota DPRD NTB Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM, Senin 7 April 2025 saat dihubungi media ini.
Tak berhenti di situ, Marga menegaskan pihaknya akan memanggil pihak RSUD dan Dinas Kesehatan untuk meminta klarifikasi terbuka. Evaluasi total pun akan didorong DPRD untuk membongkar apa yang sebenarnya terjadi di balik layar rumah sakit milik pemerintah itu.
“Kita akan pertanyakan semua. Dari SOP, fasilitas, hingga anggaran yang seharusnya menjamin pelayanan, apalagi dalam kondisi duka. Jangan sampai rakyat merasa seperti beban di mata negara,” tandasnya.









