Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengeluarkan instruksi keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Anggaran tahun 2026 wajib tunduk total pada RPJMD. Dalam upacara Hari Kesadaran Nasional di Kantor Gubernur NTB, Senin (17/11), Miq Iqbal menegaskan bahwa RPJMD adalah ‘Kitab Suci’ perencanaan Daerah, dan tidak boleh ada satu pun OPD yang menyusun program di luar arah Visi-Misi Pembangunan NTB.
SUMBAWAPOST.com| Mataram-Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus menjadi kompas utama dalam penyusunan anggaran tahun 2026. Penegasan itu ia sampaikan saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Senin (17/11).
Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya seluruh perangkat daerah benar-benar memahami visi–misi pembangunan NTB dan menjadikannya ruh dari setiap program yang disusun.
“Saya ingin menekankan dan menggarisbawahi pentingnya untuk memahami visi misi, pentingnya untuk memahami RPJMD. Jadikan RPJMD itu sebagai rujukan utama bagi kitab suci dalam penyusunan program dan anggaran tahun 2026. Saya dan Ibu Dinda sangat mengharapkan bahwa dalam anggaran RPJMD tahun 2026 yang akan datang, visi misi itu tampak jelas di situ. Visi misi itu dapat dirasakan oleh masyarakat luar,” tegasnya.
Gubernur juga menolak keras jika RPJMD hanya dijadikan formalitas.
“Saya sangat tidak mengharapkan kalau RPJMD hanya menjadi dokumen mati. Saya ingin ini menjadi dokumen yang hidup. Dokumen yang menjiwai seluruh penyusunan program dan anggaran mulai tahun 2026 hingga tahun 2030,” ujarnya.
Ia kemudian menyinggung pentingnya memahami triple agenda pembangunan daerah yang nantinya akan diturunkan dalam bentuk program prioritas sesuai visi-misi.
Selain soal RPJMD, Gubernur juga mengingatkan soal persiapan HUT NTB ke-67, mengajak seluruh ASN terlibat aktif. Ia turut memberikan apresiasi kepada 400 peserta Beauty Contest Pemerintah Provinsi NTB, yang menurutnya menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi kepemimpinan di lingkungan pemprov.
Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Gubernur NTB, Pj. Sekda, staf ahli, serta seluruh kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB.









