Libur Nataru di NTB Ramai, Penumpang dan Penerbangan Melonjak Hingga 35 Persen

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekda NTB, Lalu Moh Faozal saat melakukan pemantauan intensif selama pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)

Pj Sekda NTB, Lalu Moh Faozal saat melakukan pemantauan intensif selama pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Arus mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan lonjakan signifikan, khususnya pada sektor transportasi udara. Selama periode Nataru, jumlah penumpang dan penerbangan di NTB tercatat meningkat hingga 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sektor transportasi udara, secara kumulatif tercatat 712 penerbangan dengan total 60.514 penumpang serta kargo mencapai sekitar 260 ton. Rata-rata pergerakan penumpang harian berada di kisaran 7.500 orang, dengan tingkat keterisian kursi (seat load factor) mencapai 63-70 persen.

“Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penerbangan meningkat signifikan hingga 35 persen, sementara jumlah penumpang tumbuh sekitar 7-8 persen secara tahunan (year on year). Meski demikian, kargo udara mengalami penurunan sekitar 14 persen, namun masih menunjukkan tren pemulihan yang stabil dibandingkan masa pra-pandemi,”kata Pj Sekda NTB, Lalu Moh Faozal saat melakukan pemantauan intensif selama pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Mataram (23/12/2025).

Puncak pergerakan penerbangan tercatat pada H-6 Natal (19 Desember), sedangkan puncak penumpang terjadi pada H-3 Natal (22 Desember) dengan jumlah mencapai 9.135 orang, tertinggi selama periode pemantauan sementara. Adapun puncak kargo terjadi pada H-5 Natal (20 Desember).

Baca Juga :  Gubernur NTB Gelar Open House Mewah, Ribuan Warga Serbu Pendopo, Rebutan Momen Berharga

“Lonjakan aktivitas penumpang paling tinggi terjadi pada rentang waktu pukul 08.00–10.00 WITA dan 15.00-17.00 WITA, yang menjadi periode krusial pelayanan bandara, terutama pada proses check-in, penanganan bagasi, dan transportasi lanjutan,”ungkapnya.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, Pemerintah Provinsi NTB bersama Polda NTB dan unsur terkait terus melakukan pemantauan intensif selama pelaksanaan pengamanan Nataru yang berlangsung sejak 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dalam rangka Operasi Lilin Rinjani 2025.
Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, antara lain Pos Polisi Karang Jangkong, Terminal Mandalika, Giri Menang Square, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), serta Pelabuhan Gili Mas, guna memastikan keamanan, kelancaran mobilitas masyarakat, dan kenyamanan wisatawan.

Dalam rangka pengamanan tersebut, Polda NTB mengerahkan sekitar 1.908 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan instansi terkait.

Pengamanan difokuskan pada objek wisata unggulan seperti Gili Trawangan dan Kuta Mandalika, serta simpul transportasi utama berupa bandara, pelabuhan, dan dermaga. Secara keseluruhan, pengamanan didukung oleh 30 pos, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai wilayah NTB.
Selain pengamanan statis, aparat kepolisian juga aktif melaksanakan patroli cipta kondisi di pusat-pusat keramaian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memberikan imbauan tertib berlalu lintas, serta mencegah potensi kriminalitas selama libur panjang.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Robohkan Kutukan Tambang: Lewat IPR, Desa Miskin di Atas Tanah Kaya Emas Akan Berakhir

Pemerintah Daerah bersama aparat keamanan juga mendirikan posko dan pos pantau Nataru di kawasan permukiman padat dan pusat aktivitas masyarakat sebagai pusat pemantauan lapangan dan respons cepat terhadap potensi gangguan.

Di sisi lain, antisipasi terhadap cuaca ekstrem juga menjadi perhatian. BMKG bersama instansi terkait terus memantau perkembangan cuaca, termasuk potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, mengingat periode Nataru bertepatan dengan puncak musim hujan yang dapat memengaruhi perjalanan darat, laut, dan udara.

Secara umum, arus mobilitas masyarakat selama Nataru 2025-2026 di NTB berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, pengelola transportasi, serta dukungan masyarakat dinilai mampu mengakomodir lonjakan penumpang tanpa gangguan signifikan.

“Pemerintah Provinsi NTB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap mematuhi aturan keselamatan serta mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca dan transportasi hingga berakhirnya masa libur akhir tahun,”pesannya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Berita Terbaru