HMI Bima Kepung Polres, Desak Polisi Berantas Narkoba dan Tutup Tempat Hiburan Malam

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Demonstrasi besar-besaran mengguncang Polres Bima Kota pada Kamis (27/02/2025).

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima turun ke jalan, mengepung kantor kepolisian dan menuntut tindakan tegas terhadap maraknya peredaran narkoba dan minuman keras (miras) di Kota dan Kabupaten Bima.

Tak hanya itu, para demonstran juga mendesak Kapolres Bima Kota untuk segera menutup tempat hiburan malam yang mereka anggap menjadi sarang prostitusi dan penyakit sosial lainnya, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Baca Juga :  Wagub Umi Dinda Serukan Persatuan: Stop Ribut, Saatnya Bangun NTB

“Kepolisian harus bertindak cepat! Tempat-tempat ini bukan hanya sumber peredaran narkoba dan miras, tapi juga sering memicu konflik antar kelompok. Keamanan masyarakat menjelang Ramadan harus menjadi prioritas,” teriak Ketua Umum HMI Cabang Bima, Irwan Amirullah.

Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat tidak tinggal diam terhadap berbagai masalah sosial yang kian meresahkan. Kini, publik menanti langkah nyata dari aparat kepolisian.

Polres Bima Tanggapi Tuntutan HMI

Baca Juga :  HUT Bhayangkara Ke-78, Kapolda NTB Singgung Soal Harga Kamar Hotel, Pilkada Hingga Judi Online

Setelah didemo dan didesak oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima, Polres Bima Kota akhirnya buka suara. Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, S.H., langsung turun menemui massa aksi dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mereka terkait pemberantasan narkoba, miras, serta penutupan tempat hiburan malam.

“Kami mengapresiasi aksi teman-teman HMI yang berlangsung dengan tertib. Tuntutan yang disampaikan akan kami tindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegas Kompol Herman di hadapan para demonstran.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB