HMI Autentik: Kontribusi untuk Pembangunan NTB dan Visi Indonesia Emas 2045

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Muhammad Rizal Ansari (Calon Ketua Umum Badko HMI Bali Nusra 2024-2026)

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi mahasiswa tertua di Indonesia memiliki peran yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan bangsa, termasuk pembangunan daerah. Di era modern ini, peran HMI dalam pembangunan tidak hanya terbatas pada pengembangan intelektual dan spiritual kadernya, tetapi juga pada kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional.

HMI berperan sebagai katalis dalam pembangunan daerah melalui pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter islami dan berwawasan kebangsaan. Mengutip dari dokumen resmi HMI, ”Tujuan HMI adalah untuk terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT” (HMI, 2023).

Dengan berpegang pada prinsip ini, HMI NTB dapat menjadi motor penggerak dalam pembangunan daerah melalui berbagai program pengembangan kapasitas, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045, NTB harus mampu menyelaraskan program pembangunan daerah dengan program pembangunan nasional. HMI memiliki potensi besar untuk berperan dalam integrasi ini melalui advokasi kebijakan dan pelaksanaan program­-program yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional. Dalam konteks ini, HMI bisa berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah, memastikan bahwa aspirasi masyarakat NTB diakomodasi dalam kebijakan pembangunan.

Pemberdayaan pemuda dan masyarakat merupakan kunci utama dalam pembangunan yang berkelanjutan. HMI, dengan basis kadernya yang merupakan mahasiswa, memiliki akses langsung untuk melakukan pemberdayaan ini.

Baca Juga :  Demo Polda, APPM NTB Minta APH Bongkar Mafia dan Segera Panggil Konsultan PT. Titik Temu Proyek DAK

Dengan mengutip konsep dari Paulo Freire, ”pendidikan yang membebaskan adalah pendidikan yang memberi kesempatan bagi manusia untuk bertanya, mencari, dan menemukan kebenaran” (Freire, 1970). HMI dapat mengimplementasikan pendekatan ini dalam program-program pemberdayaan yang mereka jalankan, memastikan bahwa masyarakat NTB memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan.

Lima tahun terakhir, NTB mengalami berbagai isu pembangunan yang membutuhkan perhatian serius. Salah satu isu utama adalah pengembangan pariwisata berkelanjutan. Setelah gempa bumi tahun 2018, NTB berusaha bangkit melalui sektor pariwisata, namun pandemi Covid-19 memberikan tantangan baru. HMI dapat berperan dalam mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, memastikan bahwa pembangunan pariwisata tidak merusak ekosistem lokal.

Isu lain yang signifikan adalah ketahanan pangan. NTB sebagai salah satu daerah agraris menghadapi tantangan dalam meningkatkan produktivitas pertanian di tengah perubahan iklim. HMI dapat berkontribusi dengan melakukan penelitian dan pendampingan kepada petani dalam penerapan teknologi pertanian modern yang ramah lingkungan.

Selain itu, isu kesehatan juga menjadi perhatian utama. Pandemi Covid-19 telah menunjukkan kelemahan sistem kesehatan di NTB. HMI dapat berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan sanitasi, serta mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas kesehatan yang ada.

Era digitalisasi membawa peluang dan tantangan baru dalam pembangunan daerah. HMI NTB dapat berperan dalam mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas program pembangunan. Dalam konteks ini, HMI dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan institusi pendidikan, untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Baca Juga :  Paslon Cagub-Cawagub NTB 03 Dilaporkan Relawan 01, Bawaslu Bertindak

Salah satu ciri khas HMI adalah pendekatan spiritualitas dan etika dalam setiap aktivitasnya. Dalam pembangunan daerah, pendekatan ini sangat relevan untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga mempertimbangkan aspek kesejahteraan sosial dan lingkungan.

Mengutip dari ajaran Islam, ”Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS. Ar-Ra’d: 11). HMI dapat mengimplementasikan nilai-nilai ini dalam setiap program pembangunan yang mereka inisiasi dan implementasikan.

Himpunan Mahasiswa Islam memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan NTB menuju Indonesia Emas 2045. Melalui peran sebagai katalis pembangunan, integrasi program daerah dan nasional, pemberdayaan pemuda dan masyarakat, inovasi dan teknologi, serta pendekatan spiritualitas dan etika, HMI dapat menjadi agen perubahan yang autentik dan relevan dalam pembangunan daerah.

Dengan memegang teguh prinsip-prinsip Islam dan nilai-nilai kebangsaan, HMI dapat memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan membawa manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat NTB dan Indonesia secara keseluruhan.

Berita Terkait

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Berita Terbaru