Hardiknas 2026: Sumbawa Barat Percepat Wajib Belajar 13 Tahun, Bupati Amar Tegaskan Pendidikan Berbasis Karakter

Avatar

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 12:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan komitmen bersama disertai pemberian penghargaan kepada insan pendidikan berprestasi tingkat nasional dalam rangka peringatan Hardiknas 2026 di Sumbawa Barat.

Penandatanganan komitmen bersama disertai pemberian penghargaan kepada insan pendidikan berprestasi tingkat nasional dalam rangka peringatan Hardiknas 2026 di Sumbawa Barat.

SUMBAWAPOST.com | Sumbawa Barat- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sebagai momentum strategis untuk mempercepat implementasi program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang prasekolah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan sejak usia dini.

Upacara Hardiknas yang digelar di Lapangan Graha Fitrah KTC berlangsung khidmat dan sarat semangat kebangsaan. Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, ASN, TNI-Polri, organisasi wanita, serta tenaga pendidik sebagai simbol kuatnya komitmen bersama terhadap pembangunan sektor pendidikan.

Dalam momentum tersebut, Pemkab Sumbawa Barat menegaskan percepatan wajib belajar 13 tahun sebagai langkah konkret dalam membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama serta pemberian penghargaan kepada insan pendidikan berprestasi tingkat nasional. Apresiasi ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap transformasi pendidikan di daerah.

Baca Juga :  10 Bulan Iqbal-Dinda Pimpin NTB: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Prestasi Nasional Berderet

Dalam amanatnya, Bupati Amar Nurmansyah menyampaikan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi mendalam terhadap arah dan masa depan pendidikan nasional.

“Pendidikan dipandang bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga upaya memanusiakan manusia melalui pendekatan yang tulus, penuh kasih sayang, serta berorientasi pada pengembangan potensi dan karakter peserta didik,” demikian disampaikan dalam pidato tersebut.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, serta memperkuat peradaban nasional sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) guna mencetak generasi yang unggul, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan global.

Dalam pidato tersebut juga dipaparkan lima kebijakan strategis pendidikan, yakni pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi, numerasi dan STEM, hingga perluasan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga :  Skandal KUR BNI Woha: Analis dan Pimpinan Diduga 'Cuci Tangan', CA Malah Jadi Tumbal?

Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman, serta bebas dari perundungan dan kekerasan. Pendidikan diharapkan menjadi ruang tumbuh yang inklusif sekaligus membentuk karakter generasi muda melalui pembiasaan positif, kepemimpinan, disiplin, dan semangat kebersamaan.

Bupati Amar menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara soal pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan masa depan daerah.

“Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, tetapi upaya memanusiakan manusia, membangun karakter, memperkuat nilai, dan menyiapkan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan.

“Karena masa depan daerah ini dimulai dari pendidikan hari ini,” pungkasnya.

Dengan percepatan program wajib belajar 13 tahun, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat optimistis mampu menciptakan generasi unggul sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah menuju Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB