SUMBAWAPOST.com, Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar High-Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTB Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Bank Indonesia NTB.
Acara ini mengangkat tema “Memperkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dalam Momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Mewujudkan Ketahanan Pangan yang Berkelanjutan.” Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Ekonomi Provinsi NTB, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Kepala Bappeda NTB, serta perwakilan dari berbagai instansi dan kabupaten/kota se-NTB.
Gubernur NTB Tekankan Strategi Pengendalian Inflasi
Dalam sambutannya, Gubernur NTB, H. Muhammad Iqbal, menegaskan pentingnya pengendalian inflasi di wilayah NTB, khususnya menjelang HBKN. Ia menyoroti perlunya koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, termasuk Asisten, Karo Ekonomi, serta Kepala Dinas Perdagangan, untuk memastikan langkah-langkah intervensi yang efektif dalam menstabilkan harga bahan pokok.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan. Dengan koordinasi yang kuat, kita bisa memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Gubernur NTB.
Komitmen Bersama Jaga Stabilitas Ekonomi
HLM TPID NTB 2025 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat kolaborasi guna menjaga ketahanan pangan serta kestabilan ekonomi. “Langkah-langkah strategis yang dihasilkan dari pertemuan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat NTB, terutama dalam menghadapi momen-momen krusial seperti HBKN,”tutup Iqbal.










