Gubernur NTB Tuntaskan ‘Utang’ Bonus Atlet: Rp32 Miliar Cair, Janji Harus Ditepati

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 27 Maret 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmennya dalam mendukung para atlet daerah dengan mencairkan bonus senilai lebih dari Rp32 miliar. Dana ini diberikan kepada atlet berprestasi di PON Sumut-Aceh 2024, PORWANAS, dan PERPARNAS, sebagai bukti bahwa janji pemerintah bukan sekadar omong kosong.

“Janji itu utang, dan ini utangnya NTB,” tegas Gubernur Iqbal saat menyerahkan bonus secara simbolis pada Kamis 27 Maret 2025, Meskipun Pemprov NTB harus bermanuver di tengah keterbatasan anggaran, ia memastikan hak para atlet tetap ditunaikan.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Minus, Tapi Tidak Minus Harapan: Jalan Baru NTB dalam Transformasi Kebijakan Ekonomi

Bonus Atlet Nyaris Dipotong, Gubernur Pasang Badan

Sebelumnya, muncul wacana pengurangan bonus akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Namun, Gubernur NTB bersikeras mempertahankan komitmen penuh. “Kami tidak ingin memotong apresiasi bagi para pahlawan olahraga NTB,” ujarnya.

Tak hanya bicara soal bonus, Gubernur juga menekankan pentingnya regenerasi atlet jelang PON 2028. “Waktu kita tidak sepanjang yang kita kira. Regenerasi harus segera dilakukan. Atlet-atlet baru harus disiapkan untuk menjadi juara,” serunya.

Baca Juga :  Bobrok! Proyek DAK NTB 2024 Miliaran Rupiah Mangkrak, Dewan Maman Desak Gubernur dan APH Turun Tangan

Ia juga mengingatkan peran vital para pelatih dalam membimbing talenta muda agar NTB tetap berjaya di pentas nasional dan internasional.

Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj Indah Dhamayanti Putri, Ketua KONI NTB Mori Hanafi, serta jajaran pelatih dan ofisial kontingen PON NTB.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB