Gubernur NTB Serukan Persatuan Pasca Kantor DPRD NTB Dibakar, Mapolda Diserang: NTB Rumah Kita, Mari Kita Jaga Bersama

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Luka demokrasi belum kering, asap masih membumbung di langit Udayana. Pasca Mapolda NTB diserang massa aksi dan Gedung DPRD NTB dibakar pada Sabtu (30/8/2025) siang, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal atau yang akrab disapa Miq Iqbal, menyerukan pesan persatuan dan ketenangan kepada seluruh masyarakat NTB.

Dengan nada penuh empati, Miq Iqbal mengajak seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan menjaga NTB agar tetap damai dan kondusif di tengah situasi yang memanas.

Dalam pernyataannya melalui siaran resmi dan media sosial, Gubernur Iqbal menyampaikan seruan menyejukkan.

“Saudara-saudaraku masyarakat NTB yang sangat saya cintai. Kampung halaman kita tercinta, NTB, baru saja mulai bangkit dan membangun. Kita butuh situasi kondusif, kita butuh kestabilan dan ketenangan, agar rakyat dapat fokus meningkatkan kesejahteraannya,” kata Miq Iqbal, Sabtu malam.

Baca Juga :  BASANTB WIKI: Corong Curhat Anak Muda NTB, Gubernur Iqbal Janji Tak Tutup Telinga

Miq Iqbal juga merendahkan hati dan mengulurkan ajakan persatuan kepada seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tuan guru, ustaz, tokoh masyarakat, kepala desa, kepala dusun, hingga kepala lingkungan.

“Mari bersama-sama kita bahu-membahu, bergandengan tangan, menjaga daerah kita tercinta, Nusa Tenggara Barat. NTB rumah kita bersama. Mari kita jaga. Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” ujarnya.

Kebakaran gedung DPRD NTB terjadi setelah aksi demonstrasi besar-besaran di Jalan Udayana berujung ricuh. Sejumlah fasilitas rusak, beberapa ruangan ludes dilalap api, dan suasana Mataram mencekam selama beberapa jam.

Hingga kini, pihak kepolisian dan pemerintah daerah terus melakukan koordinasi untuk menjaga situasi agar tidak semakin memanas. Aparat keamanan juga meningkatkan patroli guna memastikan keamanan fasilitas publik dan mencegah aksi lanjutan.

Baca Juga :  Praperadilan Ditolak, SEMMI NTB Nilai Anggota DPRD NTB Golkar EL Ulur Waktu-Kuasa Hukum Desak Polisi Lakukan Jemput Paksa

Pesan Miq Iqbal menjadi oasis di tengah panasnya situasi politik dan sosial NTB. Pemerintah provinsi menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat tetap akan disalurkan melalui mekanisme resmi dan dialog terbuka, bukan dengan aksi anarkis.

Ajakan persatuan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Beberapa di antaranya bahkan langsung menyebarkan pesan damai di lingkungan masing-masing agar situasi NTB segera kembali kondusif.

Kebakaran Gedung DPRD NTB menjadi ujian berat bagi persatuan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, Gubernur Miq Iqbal optimistis, dengan saling merangkul dan menjaga satu sama lain, NTB akan mampu bangkit dari keterpurukan.

“NTB rumah kita bersama, mari kita jaga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru