SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Dukungan terhadap H. Mori Hanafi untuk kembali maju sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030 terus menguat. Enam cabang olahraga (Cabor) secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada Petahana karena dinilai memiliki Rekam Jejak, Komitmen, dan kerja nyata dalam memajukan Olahraga NTB hingga sukses membawa Daerah ini menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Pernyataan dukungan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Golden Palace, Mataram, Rabu (5/8/2026). Hadir dalam kesempatan itu Ketua Pengprov Tenis Meja, PBSI NTB, GABSI NTB, Kick Boxing Indonesia (KBI) NTB, PABSI NTB, dan Teqball NTB.
Mereka menegaskan dukungan diberikan bukan karena faktor kedekatan, melainkan berdasarkan rekam jejak Kepemimpinan Mori Hanafi selama memimpin KONI NTB.

Ketua Pengprov Tenis Meja NTB, Bambang Ancasono, mengatakan sosok Mori Hanafi telah membuktikan kerja nyata, bukan sekadar menyampaikan janji.
“Beliau benar-benar bukan membawa kita ke mimpi, tetapi membawa kerja nyata. Dulu kita bermimpi melaksanakan PON di NTB, Alhamdulillah beliau berhasil mengantarkan NTB menjadi tuan rumah. Karena itu kami ingin perjuangan ini diteruskan, jangan sampai terputus,” ujar Bambang Ancasono.
Ia menegaskan insan olahraga mengedepankan Sportivitas dan tetap konsisten terhadap pilihan yang telah ditetapkan.
“Kami insan olahraga menjunjung sportivitas. Dukungan kami tetap dan tidak akan bergeser,” tegas Bambang Ancasono.
Dukungan serupa disampaikan Ketua Pengprov PBSI NTB, Alfian Eikman. Menurutnya, Mori Hanafi telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan olahraga di Nusa Tenggara Barat.
“Saya mendukung jelas karena melihat rekam jejaknya. Pak Mori Hanafi sudah membawa dampak signifikan di dunia olahraga NTB,” kata Alfian Eikman.
Alfian yang juga menjabat Sekretaris Tim Pemenangan mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah mengantongi 40 dukungan tertulis dari Cabang Olahraga.
“Jadi tidak hanya dari PBSI NTB, tapi dukungan dari yang lain juga sudah ada. Dukungannya sudah kami terima secara tertulis, ditandatangani ketua dan bermaterai,” ujarnya.
Menurut Alfian, Mori Hanafi memiliki peran besar dalam keberhasilan Kontingen NTB saat PON XX Papua hingga mampu menembus peringkat sembilan Nasional.
“Saat itu Pak Mori Hanafi mendukung dengan perannya sebagai Ketua Pelatda dan Ketua Kontingen NTB,” ungkap Alfian.
Ia juga menyebut keberhasilan NTB menjadi tuan rumah bersama PON XXII Tahun 2028 merupakan salah satu capaian terbesar di bawah kepemimpinan Mori Hanafi.
“Menjadi tuan rumah PON itu tidak mudah. Ada tahapan yang harus dilalui. Yang paling utama adalah saat bidding sebagai tuan rumah PON. Bidding dimenangkan NTB dan NTT,” jelasnya.
Ketua Pengprov GABSI NTB, Aenul Yaqin, mengaku merasakan langsung dampak pembinaan selama Mori Hanafi memimpin KONI NTB.
“Sosok Pak Mori mengayomi dan membuat olahraga semakin maju. Prestasi Bridge juga meningkat. Kalau ditanya soal konsistensi, saya tetap konsisten memilih beliau,” kata Aenul Yaqin.
Ketua Kick Boxing Indonesia (KBI) NTB, Junaidi Kasum, memastikan dukungan yang diberikan bersifat final.
“Bukan hanya dukungan secara lisan, tetapi kami sudah tanda tangan di atas materai. Artinya kami tidak akan berubah pikiran. Sekarang dukungan yang sudah dikantongi mencapai 40 cabor dari 51 cabor,” tegas Junaidi Kasum.
Ketua Pengprov PABSI NTB, Karina De Vega, menyebut salah satu alasan Organisasinya mendukung Mori Hanafi adalah keberhasilannya memperjuangkan Venue Cabang Olahraga angkat besi digelar di NTB pada PON XXII.
“Apa yang kami bulatkan sudah melalui komunikasi internal. Kami tidak akan goyah walaupun ada iming-iming. Bang Mori mampu membawa Venue Angkat Besi dari NTT ke NTB. Itu tidak mudah dan menjadi poin penting bagi kami untuk tidak ragu kembali Dukung Beliau untuk Maju,” ujar Karina De Vega.
Ketua Pengprov Teqball NTB, Wolini, mengatakan organisasinya mendukung Mori Hanafi karena telah menyaksikan langsung Proses perjuangan hingga NTB ditetapkan sebagai tuan Rumah PON.
“Beliau sudah bekerja nyata. Sejak awal mengawal perjuangan NTB menjadi tuan rumah PON hingga sekarang terus mempersiapkan pelaksanaannya. Karena itu kami mendukung beliau kembali memimpin KONI NTB,” kata Wolini.
Sementara itu, Ketua Umum KONI NTB periode 2022-2026 H. Mori Hanafi memastikan dirinya kembali maju sebagai calon Ketua Umum KONI NTB. “Saya akan mencalonkan diri lagi ya,” kata Mori Hanafi.
Ia mengaku optimistis karena dukungan yang diterimanya telah melebihi jumlah minimal yang dipersyaratkan.
“Kalau lihat dukungan ini lebih dari setengah. Dukungan ini akan terus bertambah,” ujarnya.
Meski demikian, Mori menegaskan tetap membuka ruang bagi kandidat lain yang ingin maju. “Tentunya kita akan juga membuka diri siapa yang mau bersaing. Siapa tahu ada calon yang lebih baik yang akan kita berikan kesempatan,” katanya.
Menurut anggota Komisi V DPR RI tersebut, alasan utama dirinya kembali maju adalah untuk memastikan seluruh persiapan NTB sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028 berjalan sesuai rencana.
“PON ini kan kami yang memulai. Detail tentang PON ada di kami. Sehingga kami mempunyai tanggung jawab. Master plan juga kami yang buat awal-awal NTB sebagai tuan rumah juga kami yang laksanakan,” jelas Mori Hanafi.
Ia juga menyebut penyelesaian rencana renovasi GOR 17 Desember (GOR Turida) menjadi salah satu komitmen yang ingin dituntaskan.
“Itu juga. Renovasi juga saya sebagai anggota Komisi V DPR RI,” pungkasnya.
Sebelumnya, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Ketua Umum KONI NTB telah resmi membuka tahapan pencalonan Ketua Umum KONI NTB masa bakti 2026-2030. Pendaftaran bakal calon dimulai pada 5 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB
Penulis : SUMBAWAPOST.com










