Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Kejar Diskresi Agar Air Kembali Mengalir

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Miq Iqbal Saat Membahas Langkah Pemerintah Menangani Kris Suplai Air Bersih di Kawasan Gili.

Gubernur NTB Miq Iqbal Saat Membahas Langkah Pemerintah Menangani Kris Suplai Air Bersih di Kawasan Gili.

SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Utara- Krisis Air Bersih di Kawasan Gili Trawangan, Gili Meno, dan sekitarnya membuat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal atau Akrab Disapa Miq Iqbal kini mengejar Solusi agar suplai Air kembali mengalir dalam Waktu dekat.

Langkah serius ditempuh dengan melakukan Koordinasi langsung bersama Menteri Lingkungan Hidup. Pemprov NTB meminta Ruang Diskresi agar jaringan Air bersih yang sudah tersedia dapat kembali digunakan sementara Waktu.

Persoalan ini menjadi perhatian karena gangguan suplai Air tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan dasar Masyarakat, tetapi juga Aktivitas Pariwisata di Kawasan Gili.

Hal itu disampaikan Miq Iqbal saat mengunjungi Gili Meno bersama Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree, di Kabupaten Lombok Utara, Minggu (6/9/2026).

Menurut Miq Iqbal, persoalan suplai Air tersebut memang tidak sederhana. Ada aspek Lingkungan, Regulasi, hingga proses Hukum yang harus diperhatikan. Namun, kondisi kedaruratan membuat kebutuhan Masyarakat dan keberlangsungan Pariwisata harus segera mendapatkan jalan keluar.

Baca Juga :  Polda NTB Bongkar Mafia Perdagangan Manusia ke Luar Negeri, Direktur PT RSEI dan Pemilik LPK Ditangkap

“Dua hari lalu Saya sudah berbicara langsung dengan Pak Menteri Lingkungan Hidup untuk menjelaskan situasi kedaruratan ini. Suplai Air harus tetap berjalan karena menyangkut kehidupan Masyarakat, Pelayanan Publik, dan keberlangsungan sektor Pariwisata,” ujar Miq Iqbal.

Kejar Target Air Mengalir 1–2 Hari
Pemprov NTB menargetkan jaringan Air Bersih yang telah tersedia dapat kembali beroperasi dalam satu hingga dua hari ke depan.

Target tersebut menjadi Solusi jangka pendek untuk mengatasi kondisi darurat, sembari Pemerintah menyiapkan penyelesaian yang lebih permanen.
Miq Iqbal mengatakan Pemerintah telah meminta Ruang Diskresi agar suplai Air melalui jaringan yang ada dapat kembali berjalan untuk sementara Waktu.

Opsi tersebut menjadi solusi transisi sembari berbagai persoalan regulasi dan hukum yang menjadi latar belakang terhentinya jaringan air bersih diselesaikan.

Baca Juga :  Liburan Bareng Keluarga Itu Obat Jiwa, Wagub Umi Dinda Ingatkan Warga Tetap Waspada Saat Bepergian

Menteri Lingkungan Hidup, kata Miq Iqbal, telah menyampaikan komitmen untuk membantu mencarikan solusi. Pemprov NTB selanjutnya akan memformalkan langkah tersebut melalui koordinasi dan surat resmi antarlembaga.

“Kami akan segera mencarikan jalan keluarnya. Kami akan berkomunikasi dengan pihak swasta dan menyelesaikan berbagai persoalan regulasi yang terkait untuk memastikan air bisa segera mengalir kembali,” katanya.

Menurut Miq Iqbal, menghidupkan kembali jaringan Air yang sudah tersedia menjadi pilihan paling memungkinkan untuk jangka pendek.

Namun, langkah tersebut tetap ditempatkan sebagai solusi sementara. Pemerintah tetap menyiapkan penyelesaian permanen agar ketersediaan air bersih di kawasan Gili dapat terjamin dalam jangka panjang.
Penyelesaian itu harus tetap memperhatikan kepastian hukum dan kelestarian lingkungan.

Pemprov NTB memastikan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Pihak Swasta, dan Pemangku Kepentingan lainnya terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan Pelayanan Air Bersih.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Minta Maaf kepada Warga dan Wisatawan
Krisis Air Gili Trawangan, Ratusan Tamu Hotel Disebut Check Out Lebih Awal
Gubernur Iqbal Ungkap Kondisi BUMD NTB: Tidak Sehat dan Sangat Tidak Sehat
APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen
Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:24 WIB

Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Minta Maaf kepada Warga dan Wisatawan

Minggu, 6 September 2026 - 15:13 WIB

Krisis Air Gili Trawangan, Ratusan Tamu Hotel Disebut Check Out Lebih Awal

Minggu, 6 September 2026 - 14:37 WIB

Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Kejar Diskresi Agar Air Kembali Mengalir

Sabtu, 5 September 2026 - 06:30 WIB

Gubernur Iqbal Ungkap Kondisi BUMD NTB: Tidak Sehat dan Sangat Tidak Sehat

Sabtu, 5 September 2026 - 02:05 WIB

APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen

Berita Terbaru