Gelombang Buas Terjang Pemancing di Bima, Satu Orang Masih Hilang

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Perahu boat yang Membawa Pemancing Diterjang Gelombang Tinggi

Dua Perahu boat yang Membawa Pemancing Diterjang Gelombang Tinggi

SUMBAWAPOST.com | Bima- Suasana menegangkan terjadi di perairan Langgudu, Kabupaten Bima, Selasa (2/12/2025), saat dua perahu boat yang membawa pemancing diterjang gelombang tinggi.

Menindaklanjuti laporan warga, Polsek Langgudu Polres Bima Kota langsung merespon dengan cepat, melakukan evakuasi dan pencarian terhadap para pemancing yang terjebak di tengah hempasan ombak.

Perahu yang terlibat adalah Bot Dirma dan Bot Ismail, keduanya berasal dari Desa Rore. Bot Dirma membawa lima pemancing yakni H. Arifudin, H. Farid, H. Beko, H. Salahuddin, dan H. Mustafa (Lewirato). Sementara Bot Ismail membawa empat orang diantaranya Mahyar, Roys (Penaraga), Syahbudin Ncuhi Dara, dan Syafran (Penanae).

Baca Juga :  Pencuri Spesialis Uang Kotak Amal Masjid di Bima Diringkus

Namun, hingga berita ini diturunkan, satu pemancing, Roy asal Penaraga, masih belum ditemukan. Kedua perahu berangkat dari Lokasi Dumu menuju Spot So Moa-Karumbu, tetapi terhempas ke tebing akibat gelombang yang tiba-tiba meninggi.

Baca Juga :  Di Akhir Masa Jabatan Bupati AKJ-SYAH, Dompu Raih Penghargaan 'Kabupaten Terinovatif' IGA 2024

Kapolsek Langgudu mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing, untuk selalu memantau kondisi cuaca dan memastikan keselamatan sebelum melaut. Ia menegaskan bahwa perubahan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Bima dan sekitarnya, sehingga kewaspadaan harus menjadi prioritas utama.

“Keselamatan harus selalu diutamakan. Jangan memaksakan diri saat kondisi laut tidak memungkinkan,” tegasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Sumber Berita: Polres Bima Kota

Berita Terkait

Ketua IKA Unram Isvie Rupaeda Tegaskan Kampus Harus Aman dari Kekerasan Seksual
Ketua IKA Unram Isvie Ungkap Resep Sukses ke Maba, dari Dosen hingga Jadi Ketua DPRD NTB
Bukan Sekadar Cari Gelar, Ini Pesan Dekan FHISIP Unram untuk Mahasiswa Baru di PKKMB
Dugaan Mafia IPR di Lantung Mencuat, PDIP Sumbawa Desak Aparat Usut Tuntas
Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?
300 Warga Bima NTB Mengungsi Usai Gempa M7,7, Warga dari Desa Mana Saja? Ini Rinciannya
Ratusan Maba FHISIP Unram 2026 Mulai Langkah Baru, PKKMB Jadi Gerbang Kehidupan Kampus
Menenun “GAPUK Sejahtera”: Dosen UIN Mataram Pengabdian Integratif di Desa Lingkar Kampus
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Ketua IKA Unram Isvie Rupaeda Tegaskan Kampus Harus Aman dari Kekerasan Seksual

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Ketua IKA Unram Isvie Ungkap Resep Sukses ke Maba, dari Dosen hingga Jadi Ketua DPRD NTB

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Bukan Sekadar Cari Gelar, Ini Pesan Dekan FHISIP Unram untuk Mahasiswa Baru di PKKMB

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIB

Dugaan Mafia IPR di Lantung Mencuat, PDIP Sumbawa Desak Aparat Usut Tuntas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Berita Terbaru

Dr. Ufran, Ketua Bagian Hukum Pidana FHISIP Universitas Mataram (Unram), Penulis artikel Puluhan Tahun Perang Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Hukum & Kriminal

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:05 WIB