Hilang di Puncak Ekstrem NTB: Kifen Jamrud Tak Ditemukan, Senjata Api Rakitan Justru Muncul

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencarian lanjutan terhadap Kifen Jamrud kembali dilakukan akhir Desember 2025, namun hasilnya justru menambah tanda tanya besar.

Pencarian lanjutan terhadap Kifen Jamrud kembali dilakukan akhir Desember 2025, namun hasilnya justru menambah tanda tanya besar.

Tim gabungan menyisir hutan dan lereng ekstrem. Yang ditemukan bukan korban, melainkan sisa-sisa yang memicu lebih banyak pertanyaan.

SUMBAWAPOST.com | Bima Kota- Pencarian lanjutan terhadap Kifen Jamrud kembali dilakukan akhir Desember 2025, namun hasilnya justru menambah tanda tanya besar.

Tim gabungan yang menyisir kawasan Gunung Sangeang Api hanya menemukan kerangka kepala, tanduk menjangan, serta potongan tulang yang diduga milik hewan.

Baca Juga :  Kasus Kepemilikan Senpi Rakitan di Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Diancam 15 Tahun Penjara
Tim Gabungan Polres Bima Kota saat menyisir kawasan Gunung Sangeang Api hanya menemukan kerangka kepala, tanduk menjangan, serta potongan tulang yang diduga milik hewan.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro menjelaskan saat menggelar jumpa pers Sabtu (3/1/2026), pencarian intensif dilakukan sejak 30 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 dengan mendirikan posko di So Mananga. Tim gabungan melibatkan SAR Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob NTB, Polres Bima Kota, Polsek Wera, serta keluarga korban.

Meski telah menyisir sejumlah titik rawan dengan medan ekstrem dan cuaca tidak bersahabat, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Kifen Jamrud.

Baca Juga :  Polemik Badai NTB Memanas! Ardian Meci Angi Bantah Keterlibatan, Siap Tempur Lewat Jalur Hukum

“Kami tetap melanjutkan pencarian dengan mempertimbangkan keselamatan personel. Setiap temuan akan kami dalami,” tegas Kapolres.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak serta membuka ruang informasi dari masyarakat yang mengetahui aktivitas korban sebelum hilang.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB