Gedung DPRD NTB Dibakar, Gubernur Iqbal Gerak Cepat Gandeng OKP Cipayung Plus dan BEM Redam Gejolak

Avatar

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pasca insiden anarkis penyerangan Mapolda NTB dan pembakaran Gedung DPRD NTB pada Sabtu (30/8), Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, bergerak cepat menggelar dialog silaturahmi bersama Cipayung Plus, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan tokoh masyarakat. Pertemuan berlangsung di aula Pendopo Gubernur, Minggu (31/8).

Dalam forum tersebut, Gubernur Iqbal yang didampingi Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, dan jajaran Forkopimda NTB mendengarkan langsung aspirasi pemuda dan mahasiswa.

Baca Juga :  Anggota DPRD NTB Nadirah Hadiri Wisuda Santri dan Peletakan Batu Pertama Masjid di Ponpes Al Hamidiya

“Kami ingin mendengarkan masukan, saran apa yang harus kami lakukan untuk memastikan kondisi akan terjaga, stabilitas akan terjamin, sehingga masyarakat bisa fokus meningkatkan kesejahteraannya dan pemerintah bisa fokus untuk menjalankan undang-undang,” tegas Iqbal.

Gubernur juga menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak mahasiswa dan masyarakat, namun harus tetap dalam koridor hukum, damai, dan tertib.

Baca Juga :  Datang Saja Susah, Ngaku ASN! Bupati Dompu Ledek Pegawai Pemalas di Hadapan Umum

“NTB ini rumah kita bersama. Mari kita jaga kedamaian, karena stabilitas daerah akan menentukan kesejahteraan masyarakat,” ujar Iqbal disambut tepuk tangan peserta.

Dialog ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB untuk meredam gejolak pascainsiden, sekaligus memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, pemuda, dan mahasiswa dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB