FORNAS VIII NTB Pecahkan Rekor, 18 Ribu Peserta Tumpah Ruah, Miq Iqbal: Ini Bukan Sekadar Olahraga, Ini Persatuan Bangsa

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencatat sejarah baru sebagai tuan rumah pertama di kawasan timur Indonesia yang dipercaya menggelar Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal (LMI) mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya.

“Hari ini menjadi catatan penting bagi NTB. Untuk pertama kalinya FORNAS digelar di wilayah timur Indonesia. Lebih dari 18.000 peserta dari seluruh penjuru Nusantara hadir, dan kami merasa terhormat menyambut mereka di bumi NTB,” tutur Gubernur Iqbal penuh semangat, Minggu (27/7).

Ia menegaskan, FORNAS bukan sekadar ajang perlombaan olahraga, tetapi juga sarana mempererat persatuan bangsa, merawat budaya, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Muhtar Resmi Jabat Pj Wali Kota Bima, Pj Gubernur NTB Titip Sejumlah Pesan 

“FORNAS adalah ajang pelestarian budaya, kegiatan yang ramah lingkungan, dan wujud kebersamaan. Dari pentas seni, kuliner khas Sasak, Samawa, dan Mbojo, hingga pameran komunitas, semuanya membuktikan bahwa olahraga masyarakat bisa berjalan seiring dengan ekologi dan budaya,” tegasnya.

Pembukaan yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur NTB pada Sabtu (26/7) berlangsung meriah dan penuh warna. Ribuan penonton disuguhi pertunjukan spektakuler yang memadukan semangat olahraga dengan kekayaan budaya Nusantara.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hadir membuka secara resmi FORNAS VIII. Ia memuji penyelenggaraan yang dinilai berhasil membangkitkan semangat masyarakat. “FORNAS ini diikuti oleh perwakilan dari 38 provinsi, 73 induk olahraga, dan melibatkan ribuan perangkat pertandingan. Semuanya hadir dengan semangat kebersamaan dan sportivitas,” ungkap AHY.

Baca Juga :  NTB Dorong Percepatan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Peternak Nantikan Pabrik Pakan Dan Parent Stock

Selain mempererat silaturahmi antar-komunitas olahraga, kehadiran lebih dari 18 ribu peserta ini diyakini memberi dampak positif terhadap perekonomian NTB. Hotel-hotel di Mataram penuh, UMKM menggeliat, dan sektor pariwisata turut mendapat keuntungan besar.

“Melalui FORNAS, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa olahraga masyarakat bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga perekat bangsa dan penggerak ekonomi rakyat. Inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya beragam, penuh warna, dan saling menguatkan,” pungkas Gubernur Iqbal.

 

Berita Terkait

Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan
Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:42 WIB

Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Berita Terbaru