Rayuan Calo Lebih Tajam dari Spanduk, Disnakertrans NTB Siapkan Jurus Baru Perangi Perdagangan Orang

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 08:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Praktik perdagangan orang masih menjadi ancaman nyata di berbagai desa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski kampanye migrasi aman terus digaungkan melalui media sosial hingga baliho di ruang publik, sejumlah warga masih terperangkap bujuk rayu calo dan jalur penempatan pekerja migran yang tidak sesuai prosedur.

Merespons kondisi tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB mengambil langkah baru dengan menggelar forum dialog terbuka bersama sejumlah organisasi dan lembaga terkait, seperti Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Himpunan Buruh Migran Indonesia (HIBMI), serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTB. Kegiatan ini berlangsung di Lombok Plaza, Selasa (22/7).

Baca Juga :  Paslon RAMAH Komitmen Wujudkan Lombok Timur Bahagia di Debat Kedua

Plt. Kepala Disnakertrans NTB, Baiq Nelly Yuniarti, A.P., M.Si., yang hadir dan memimpin langsung forum ini, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan kelompok masyarakat sipil dalam memperkuat edukasi di tingkat akar rumput.

“Kami sudah cukup lama mengandalkan media digital untuk sosialisasi. Tapi kami menyadari, pendekatan itu belum sepenuhnya menjangkau masyarakat di desa-desa. Boleh jadi, cara kami belum menyentuh kebutuhan mereka. Ke depan, kami ingin lebih sering turun langsung dan hadir di tengah-tengah masyarakat,” tutur Baiq Nelly.

Ia menambahkan bahwa upaya perlindungan pekerja migran tidak bisa hanya mengandalkan spanduk dan media daring, tetapi membutuhkan komunikasi tatap muka yang lebih humanis dan dialogis di desa-desa rawan migrasi nonprosedural.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru