Dulu Bilang Sayang, Sekarang Tikam Istri Sendiri Hingga Tewas di Bima

Avatar

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Kasus pembunuhan sadis mengguncang warga Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima. Seorang wanita bernama Sri Rahayu (39) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya, Senin (13/10/2025) sekitar pukul 12.20 Wita, setelah ditikam berulang kali oleh suaminya sendiri, FR (41).

Berdasarkan laporan yang diterima, sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok di dalam kamar kos. Dalam kondisi emosi, FR nekat menikam istrinya hingga tewas. Usai melakukan aksi brutal tersebut, pelaku dengan sadar langsung menyerahkan diri ke Satreskrim Polres Bima Kota.

Baca Juga :  HMI Bali Nusra Bongkar Dugaan Reklamasi Ilegal Amahami: Kewenangan Dilangkahi, Aturan Diterabas, Penegak Hukum Diam

Mengetahui insiden itu, personel piket Satreskrim bersama anggota Polsek Rasanae Timur yang dipimpin Kapolsek IPTU Suhadak, S.H., serta KBO Satreskrim IPDA I Wayan Mariana, S.Sos., bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas segera mengevakuasi korban ke RSUD Bima untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Sementara itu, Tim Inafis dan Unit Reskrim Polres Bima Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka tusuk di beberapa bagian tubuh korban, termasuk di leher, bahu, rusuk, dan wajah.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Kecanduan, Narkoba di Bima Diduga Sengaja Diciptakan

Polres Bima Kota kini masih mendalami kasus ini untuk mengungkap motif sebenarnya di balik tindakan keji tersebut. Aparat memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Polres Bima Kota, Polisi Baik,” demikian imbauan aparat dalam pesan resmi yang disampaikan ke publik.

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB