DKP NTB Susun Rencana Pengelolaan Kawasan Konservasi Hiu Paus Teluk Saleh, Perkuat Sinergi Lindungi Spesies Langka

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Wisatawan terlihat berenang dan berinteraksi dengan Hiu Paus di perairan Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa, NTB. Kawasan ini menjadi salah satu Destinasi Ekowisata unggulan yang terus didorong pengelolaannya melalui prinsip Konservasi dan Keberlanjutan.

Terlihat Wisatawan terlihat berenang dan berinteraksi dengan Hiu Paus di perairan Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa, NTB. Kawasan ini menjadi salah satu Destinasi Ekowisata unggulan yang terus didorong pengelolaannya melalui prinsip Konservasi dan Keberlanjutan.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Rencana Pengelolaan Kawasan Konservasi Perlindungan Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh yang digelar di Hotel Aston Inn Mataram, Senin (20/7/2026).

Workshop dibuka oleh Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB, Hj. Hikmah Aslinasari, ST., MM., yang didampingi Kepala Bidang Pesisir. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyusun rencana pengelolaan kawasan konservasi yang efektif sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam mengembangkan Wisata Hiu Paus di Teluk Saleh secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Bima Gelontorkan Rp544 Juta untuk 66 KK Korban Bencana: Solidaritas di Tengah Musibah

Dalam sambutannya, Hj. Hikmah Aslinasari, menegaskan bahwa hiu paus merupakan salah satu spesies langka yang harus dijaga kelestariannya melalui kolaborasi seluruh pihak.

“Hiu paus merupakan spesies langka yang kelestariannya perlu dijaga melalui kolaborasi lintas pihak, baik dari pemerintah, mitra pembangunan, akademisi, hingga masyarakat,” ujar Hj. Hikmah Aslinasari., Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB, dalam keterangan yang diterima media ini. Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, workshop ini diharapkan mampu menghasilkan kesepahaman bersama dalam merumuskan langkah-langkah pengelolaan kawasan konservasi yang tidak hanya melindungi populasi hiu paus, tetapi juga memberikan manfaat ekologis, ekonomi, dan pariwisata bagi masyarakat di sekitar Teluk Saleh.

Baca Juga :  Dislutkan Luncurkan Aplikasi MARLIN NTB: Nelayan Kini Bisa Jadi Intel Laut Lawan Illegal Fishing

Saat ini, Provinsi NTB telah memiliki 12 kawasan konservasi, menjadikannya sebagai salah satu provinsi dengan jumlah kawasan konservasi terbanyak di Indonesia. Sementara itu, usulan penetapan Kawasan Konservasi Spesies Hiu Paus Teluk Saleh juga telah diajukan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Melalui workshop tersebut, Dislutkan NTB berharap lahir kesepahaman bersama dalam merumuskan pengelolaan kawasan konservasi yang mampu menjaga kelestarian populasi hiu paus sekaligus memberikan manfaat Ekologis, Ekonomi, dan Pariwisata secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat konservasi sumber daya kelautan serta mendorong pengembangan ekowisata berbasis pelestarian lingkungan di Teluk Saleh.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Investasi Rp1,6 Triliun Masuk NTB, Gubernur Miq Iqbal Fokus Bangun Wisata Lombok Selatan
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan
Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81
DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak
DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah
Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya
KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN
NTB Selangkah Lagi Tinggalkan Sistem Lama, Karier ASN Berbasis Talenta
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Investasi Rp1,6 Triliun Masuk NTB, Gubernur Miq Iqbal Fokus Bangun Wisata Lombok Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:12 WIB

DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah

Berita Terbaru