Diguyur Hujan Ekstrem, Jalan di Bima Terbelah Diterjang Longsor

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan utama di Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima mengalami kerusakan parah hingga terbelah akibat longsor yang dipicu hujan ekstrem.

Ruas jalan utama di Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima mengalami kerusakan parah hingga terbelah akibat longsor yang dipicu hujan ekstrem.

SUMBAWAPOST.com| Bima- Hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, dalam beberapa hari terakhir memicu bencana tanah longsor hingga menyebabkan ruas jalan utama di Desa Sumi, Kecamatan Lambu terbelah.
Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 13.30 WITA, setelah sebelumnya wilayah Bima diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang sejak Selasa malam.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sadimin, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem tersebut menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

“Terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang. Dampaknya, infrastruktur utama berupa ruas jalan lintas Desa Sumi rusak parah hingga terbelah,” ujarnya.

Akibat longsor, ruas jalan utama di Desa Sumi mengalami kerusakan parah hingga terbelah. Selain itu, besi pembatas jalan juga rusak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Kondisi ini membuat akses transportasi warga terganggu dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk.

Baca Juga :  Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Meski demikian, situasi di lokasi saat ini dilaporkan sudah mulai kondusif. Namun, diperlukan langkah pengamanan lanjutan seperti pemasangan tanda peringatan atau garis pembatas di titik longsor.

Tim gabungan dari BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Koordinasi dilakukan bersama camat, aparat kepolisian, TNI, serta pemerintah desa setempat. “Tim BPBD melakukan pengamatan, pendataan, kaji cepat, serta penanganan darurat terhadap daerah terdampak,” jelas Sadimin.

Penanganan di lapangan melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bima, TNI/Babinsa, serta aparatur desa setempat.

BPBD menegaskan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah perbaikan ruas jalan yang rusak guna mencegah terjadinya kecelakaan dan memastikan akses masyarakat kembali normal. “Perbaikan dan penanganan darurat diperlukan demi mencegah terjadinya kecelakaan,” tegas Sadimin.

Baca Juga :  Gagasan IPR Koperasi Kapolda NTB Picu Pro-Kontra, Prof. Zainal Asikin: Tolol Kalau Menolak Tambang Rakyat

Memasuki puncak musim hujan, masyarakat di wilayah NTB diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

BPBD mencatat, pada dasarian II Maret 2026 (11-20 Maret), sebagian besar wilayah NTB berpotensi mengalami curah hujan tinggi, bahkan mencapai lebih dari 100 mm di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Bima.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir bandang, angin puting beliung, tanah longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan,” imbaunya.

Warga juga diminta segera melapor ke BPBD, pemerintah desa, atau aparat setempat jika terjadi kondisi darurat.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, pemerintah dan masyarakat diharapkan tetap siaga guna meminimalisir dampak bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter
KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana
14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:12 WIB

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:40 WIB

KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Berita Terbaru