SUMBAWAPOST.com | Bima- Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang mengguyur wilayah Kabupaten Bima pada Rabu, 24 Desember 2025.
Kondisi tersebut memicu terjadinya bencana banjir di Kecamatan Sape akibat sungai tidak mampu menampung debit air kiriman dari kawasan pegunungan.
Peristiwa banjir yang terjadi sekitar pukul 14.20 WITA itu menyebabkan air sungai meluap hingga menggenangi permukiman warga.
Berdasarkan data sementara, tiga desa dilaporkan terdampak, masing-masing Desa Jia, Desa Boke, dan Desa Sangia.
Laporan Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) BPBD NTB mencatat, banjir berdampak pada 16 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 53 jiwa. Di Desa Jia, tercatat 11 KK atau 37 jiwa terdampak. Selain merendam permukiman, banjir juga sempat memutus akses jalan lintas Sape-Bima dan menyebabkan satu unit truk terjebak genangan air.
Sementara itu, di Desa Boke, sebanyak 5 KK atau 16 jiwa turut terdampak. Banjir merendam empat unit rumah warga serta satu unit penggilingan padi. Adapun di Desa Sangia, genangan air mengakibatkan jalur lintas Sape-Wera sempat terendam dan mengganggu arus lalu lintas.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bima bersama unsur TNI dan Polri langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan keselamatan warga.
Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif. Banjir telah surut, dan akses jalan utama yang sebelumnya tergenang kini sudah kembali normal serta dapat dilalui kendaraan dengan aman.
“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu banjir kembali,”ungkap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, Ir Ahmadi, SP-1
Penulis : SUMBAWAPOST.com










