Efendi Kusnandar Resmi Dapat SK Dukungan, PKS Tak Mau Pilkada Bima 2024 Lawan Kotak Kosong

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Sebelumnya gencar ditengah masyarakat Kabupaten Bima, Putra Mahkota Kabupaten Bima yang akrab dikenal Dae Yandi akan melawan Kotak kosong di Pilkada Serentak 2024 karena Kandidat yang muncul tidak memiliki keseriusan bahkan sejumlah tokoh yang muncul pelan-pelan mundur sebelum bertarung. Publik pun menilai Demokrasi Kabupaten Bima mati. Dan pada akhirnya perpanjang kekuasaan istana dan kelompok tertentu. Namun rupanya penilaian tersebut dibantah dengan kehadiran sosok anak muda yang dari awal diremehkan, Anak Muda hadir dengan sejuta mimpi untuk bangun Bima mendunia, Pemuda penuh talenta dan kharismatik yakni Efendi Kusnandar.

Pelan tapi pasti, Efendi Kusnandar rupanya sangat serius maju untuk jadi kandidat melawan putra mahkota, hal itu dibuktikan dengan sejumlah langkah politik yang saat ini terus ditunjukkan dengan sejumlah Partai Politik, setelah sebelumnya PPP keluarkan SK rekomedasi, Daftar di Hanura dan PAN, saat ini giliran SK dukungan dari DPP Partai PKS terbit.

“Saya bersyukur dan merasa bangga atas kepercayaan ini. PKS ini partai kader, partai solid, siap bertarung untuk menjadi gerbong oposisi untuk melawan,” kata Efendi Kusnandar dalam keterangannya usai menerima SK. SK dukungan tersebut diserahkan langsung Ketua DPW PKS NTB Mewakili DPP PKS di Kantor DPW PKS dijalan Lingkar Kota Mataram. Senin 29 Juli 2024.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Deras, Banjir Terjang Tiga Desa di Sape Bima, Puluhan Warga Terdampak

Bakal Calon Bupati Bima tersebut menyampaikan, setelah melalui proses yang panjang, alhamdulillah PKS menerbitkan SK rekomedasi tunggal ke saya. Dan saya diminta untuk segera berkomunikasi dan koordinasi sama partai-partai lain.

“Ya itu rekomendasi untuk pengganti B1 KWK ketika ada pasangan, baru B1 KWK diterbitkan,” sebut Efendi Kusnandar.

Selain itu PKS juga meminta, pada saya untuk segera mencari pasangan, dan insya Allah saya sanggup dan dalam waktu sepekan ini pasangan itu ada.
Untuk kriteria sosok pendamping, Efendi Kusnandar tidak menyampaikan secara eksplisit. Namun yang jelas saat ini katanya, nama-nama itu sudah saya kantongi, tinggal bagaimana mana nama-nama tersebut memiliki satu Visi-Misi dan pandangan

“Nanti setelah semua clear kami akan langsung deklarasi secepat mungkin,”ujarnya.

Pria yang akrab disapa Muma Fendi ini menyebut, melihat potensi yang ada pihaknya sangat yakin untuk bisa bersaing secara sehat di kontestasi pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bima 2024-2029.

“Soal siapa nanti yang akan maju dan menang itu urusan Allah. Kita hanya berusaha dan berikhtiar yang terbaik, dengan diawali dengan niat baik, untuk membangun dan memajukan, Bima ke depannya agar lebih baik lagi,”katanya.

Baca Juga :  Miris! Siswa Tunanetra SLB Dharma Wanita di Kota Bima Berjuang Tanpa Fasilitas Memadai

Sementara, Ketua DPW PKS NTB Yek Agil menyampaikan, alasan PKS merekomendasikan Efendi Kusnandar yakni Karena Komitmen Kerakyatan, keumatan dan kebangsaan, sehingga kami dari PKS menerbitkan SK dukungan maju jadi orang nomor satu di Pilkada Kabupaten Bima 2024.

“Selain itu, Kami dari PKS sendiri ingin menciptakan sejarah baru di Kabupaten Bima. kami ingin menghadirkan demokrasi yang baik, demokrasi yang maju, tidak boleh ada anggapan Pilkada Kabupaten Bima akan melawan kotak kosong. Kita ingin menghadirkan kontestasi demokrasi yang berwarna dan masyarakat memiliki alternatif lain untuk menentukan pilihannya,” katanya dalam keterangan yang diterima media ini.

Jadi catatan, PKS Kabupaten Bima memiliki empat kursi di DPRD Kabupaten Bima saat ini. Sehingga dengan melihat dukungan kursi di DPRD ditambah dengan Partai PPP yang memiliki 6 Kursi jadi jumlahnya 10 Kursi. Sehingga Efendi Kusnandar dipastikan tiket maju di Pilkada Kabupaten Bima tinggal selangkah lagi, Karena sudah melebihi batas kursi dukungan Partai Koalisi Syarat untuk Daftar di KPU Kabupaten Bima.

Berita Terkait

Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako
Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu
Wagub NTB Buka ‘Ruang Cerita Ibu’, Perempuan Diajak Jadi Garda Terdepan Lawan Kekerasan dan Narkoba
Gubernur Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, Kuda Troya Politik Olahraga Mulai Terbaca?
39 Tahun Berlalu, Titiek Soeharto Napak Tilas ke Sembalun Kenang Jejak Pak Harto dan Ibu Tien
3 Penghargaan Nasional Dibawa Pulang Wabup KLU, Ini Prestasi Lombok Utara
Musorprov KONI NTB 2026 Tanpa Calon, KONI Pusat Sarankan Ditunda, Ini Alasannya
Pemkot Bima Gerak Cepat Lindungi Pekerja Rentan, Rp8,375 Miliar BPJS Digelontorkan
Berita ini 414 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Wagub NTB Buka ‘Ruang Cerita Ibu’, Perempuan Diajak Jadi Garda Terdepan Lawan Kekerasan dan Narkoba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Gubernur Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, Kuda Troya Politik Olahraga Mulai Terbaca?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:55 WIB

39 Tahun Berlalu, Titiek Soeharto Napak Tilas ke Sembalun Kenang Jejak Pak Harto dan Ibu Tien

Berita Terbaru