Dari Hotel Sampai Lapak UMKM, Fornas VIII 2025 Jadi Mesin Uang Raksasa di NTB

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Podcast Bintang edisi ke-13 yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Pemprov NTB, Jumat (1/8/2025), menghadirkan dua figur penting dunia usaha di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bertempat di Studio Podcast Bintang, mereka membahas tema “Dampak Multiplier Fornas 2025 Bagi Dunia Usaha NTB” yang menyentuh berbagai sektor mulai dari perhotelan, kuliner, hingga UMKM.

Ketua BPD PHRI NTB, Ni Ketut Wolini, menegaskan Fornas VIII 2025 membawa berkah luar biasa bagi industri perhotelan.

“Di Kota Mataram, tingkat hunian hotel bisa dibilang tembus 100 persen. Bahkan penginapan kecil di luar kota ikut panen tamu dengan okupansi sekitar 95 persen,” bebernya.

Wolini menambahkan, dampak positif Fornas tak hanya dirasakan hotel dan restoran, namun merembet ke sektor hulu seperti pedagang sayur dan daging karena permintaan bahan baku meningkat drastis. PHRI pun menggandeng para pemasok lokal demi memastikan pasokan berjalan lancar sepanjang event.

Baca Juga :  Atlet FORNAS Tewas Mendadak di Laut Lombok, Begini Kronologinya

“Ini bukan cuma soal pendapatan, tapi juga bahan evaluasi. Kekurangan yang ada akan kami perbaiki demi menyambut event-event besar berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Tetap VII Kehumasan DPD IWAPI NTB, Dhiah Kahar, menyebut Fornas 2025 menjadi pintu emas bagi pengusaha perempuan untuk naik kelas.

“Setiap hari venue IWAPI di Lombok Epicentrum Mall selalu ramai dikunjungi, bahkan Ibu Ketua PKK NTB, Bunda Sinta, juga hadir memberikan dukungan. Itu jadi energi positif untuk kami,” ungkapnya.

IWAPI, kata Dhiah, tak hanya memfasilitasi anggotanya dalam pendaftaran dan perizinan lapak, tapi juga membantu menyiapkan produk agar para pelaku usaha bisa fokus berjualan.

Baca Juga :  Tanpa Bayar Tim, Tanpa EO, Pemprov NTB Biayai Fornas Rp25 Miliar, Gubernur Targetkan Perputaran Ekonomi Rp100 Miliar

“Produk yang kami tampilkan sangat beragam. Mulai dari merchandise, souvenir mutiara, jajanan tradisional, makanan khas NTB, hingga oleh-oleh kekinian. Ini bukti nyata Fornas bukan sekadar olahraga, tapi pesta rakyat yang menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Baik PHRI maupun IWAPI sepakat, kolaborasi erat antara pelaku usaha dan pemerintah adalah kunci sukses menciptakan dampak ekonomi maksimal dari sebuah event besar.

“Fornas VIII 2025 membuktikan NTB tak hanya menjadi tuan rumah yang ramah, tapi juga rumah besar bagi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat. Kami optimis NTB siap menyambut PON 2028 dengan kesuksesan yang lebih besar,” tutup Dhiah.

Ajang olahraga masyarakat seperti Fornas terbukti tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga memutar roda ekonomi UMKM dan sektor usaha lainnya dengan efek berganda.

 

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru