Dari HMI ke Pasar, Kini ke Parlemen: Kisah Munazar Pria Asal Bolo Bima Menaklukkan Kursi DPRD Yogyakarta

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Yogyakarta – Perjalanan politik Munazar bukan kisah biasa. Dari lorong-lorong pergerakan mahasiswa hingga ke kios sayur 24 jam, pria 34 tahun kelahiran Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima ini akhirnya resmi duduk sebagai anggota DPRD Kota Yogyakarta periode 2024-2029 dari Partai Golkar. Kemenangan ini bukan hanya soal angka, tapi tentang konsistensi, dedikasi, dan keberanian untuk mendengar langsung suara rakyat dari akarnya.

Dalam unggahan Facebook-nya, Muhammad Arief Rosyid Hasan, Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2013-2015, menyebut kisah Munazar sebagai sebuah ‘inspirasi’

“Munazar: Dari HMI ke Pasar, Pejuang Politik yang Menaklukkan Kursi DPRD,” tulis Arief, menyoroti perjalanan sahabat seperjuangannya itu. Minggu (18/5).

Baca Juga :  Ketua DPRD Dompu Muttakun Hadiri Gala Dinner dan Pengukuhan Forum PRB se-Provinsi NTB: Ajak Bangun Sinergi dalam Pengurangan Risiko Bencana

Munazar dikenal sebagai kader HMI yang aktif dan progresif di Yogyakarta. Dalam kontestasi politik terbaru, ia maju sebagai Caleg Nomor Urut 4 dari Partai Golkar untuk Dapil 5 dan berhasil meraih 3.254 suara, menumbangkan petahana.

Rekam jejak Munazar bukan hanya di HMI, tapi juga tercatat di berbagai organisasi strategis seperti IKPMDI, Barisan Muda Kosgoro, KNPI DIY, hingga KAHMI. Ia juga menyelesaikan pendidikan di Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan meraih gelar Magister Psikologi (M.Psi).

Namun sisi lain yang menarik perhatian publik adalah kisahnya sebagai pedagang sayur. Ia membuka Kedai Sayur 24 Jam, bukan semata mencari nafkah, tapi menjadi ruang interaksi sosial yang sarat nilai. Melalui program ‘Jum’at dan Selasa Berkah’, Munazar membagikan sayur, tahu, dan tempe secara gratis kepada pelanggan dan warga sekitar.

Baca Juga :  APBD NTB Diduga Jadi Mainan, Program Rp2 Miliar Raib dari DPA, Bram: Saya Dicap Pembohong

Kini, sebagai wakil rakyat, Munazar membawa semangat aktivisme dan nilai berbagi itu ke dalam ruang legislatif. Ia membuktikan bahwa politik sejati bukan sekadar adu jargon di panggung kampanye, tetapi tentang menyatu dengan rakyat, mendengar suara mereka, dan memperjuangkan harapan mereka dari bawah, dari pasar hingga parlemen.

“Kisah Munazar adalah bukti bahwa pemimpin yang lahir dari rakyat, tak akan lupa jalan pulang,” tutup Arief dalam unggahannya.

 

Berita Terkait

APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen
Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
Berita ini 421 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 02:05 WIB

APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Berita Terbaru