Dor! Polres Bima Gempur Sarang Narkoba di Tente, 9 Orang Ditangkap, 4 Perempuan Ikut Dibekuk

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Dentuman penggerebekan dini hari mengguncang Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Dipimpin langsung oleh Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo, tim gabungan bergerak cepat menggerebek kampung yang dikenal sebagai “zona merah” peredaran narkoba. Hasilnya? Sembilan orang tersangka berhasil diciduk, empat di antaranya perempuan.

Razia Dadakan, Jaringan Narkoba Kalang Kabut

Operasi besar-besaran yang dilakukan Rabu (20/3/2025) sekitar pukul 04.00 WITA itu membuat para pelaku tak berkutik. Polisi yang sudah membentuk tiga tim langsung menyisir lokasi yang telah dipetakan. Para pengedar yang selama ini meresahkan warga akhirnya bertekuk lutut di hadapan aparat.

Baca Juga :  Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Di lokasi pertama, tiga tersangka berhasil diamankan, yaitu EW (36), MN (23), dan KM (33). Di lokasi kedua, dua Target Operasi (TO), ER (35) dan AH (36), serta dua perempuan, IP (29) dan NP (27), ikut digulung. Sementara di titik terakhir, seorang perempuan berusia 50 tahun, JN, dan pria berinisial ED (47) juga berhasil ditangkap.

Tak hanya menangkap para tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 3,28 gram yang siap edar.

Kapolres Bima : Kami Sikat Habis Jaringan Narkoba!

Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo, menegaskan bahwa Desa Tente kini menjadi perhatian serius kepolisian karena telah menjadi sarang narkoba.

Baca Juga :  Kapolres Bima Kota Ungkap Fakta Baru Kasus Pembakaran Inspektorat

“Wilayah ini sudah lama menjadi zona merah peredaran narkoba. Kami tidak akan tinggal diam. Bandar dan pengedar akan kami sikat tanpa ampun,” tegas Kapolres.

Saat ini, seluruh tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih besar. Kapolres juga mengimbau masyarakat agar berani melaporkan segala bentuk aktivitas peredaran narkoba.

“Jangan takut. Laporkan sekecil apa pun informasi yang Anda miliki. Bersama, kita hancurkan peredaran narkoba di Bima,” serunya.

 

Berita Terkait

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Setelah 8 Tahun Vakum, Siapkan Rp40 Miliar untuk UMKM dan PMI
Akademisi UNBIM Soroti Lemahnya Aspek Sosiologis Perda, DPRD Kabupaten Bima Diajak Susun Regulasi yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat
DPRD Kabupaten Bima Gandeng UNBIM untuk ‘Sekolah’ di Mataram, Perkuat Kapasitas Kawal Pembangunan
DPRD Kabupaten Bima Sekolah di Mataram, Biar Makin Jago Kawal Anggaran dan Pembangunan Daerah
MotoGP Mandalika 2026 Resmi Diluncurkan, Balapan Digelar 9-11 Oktober di Sirkuit Mandalika
Dari Marshal Lokal Hingga Mario Aji, MotoGP Mandalika Lahirkan Talenta Indonesia Kelas Dunia
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Kebanggaan Indonesia, Disaksikan 670 Juta Penonton di 200 Negara
MotoGP Mandalika Masuk Tahun Kelima, Jadi Kebanggaan Bangsa dan Mesin Promosi Indonesia ke Dunia
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Setelah 8 Tahun Vakum, Siapkan Rp40 Miliar untuk UMKM dan PMI

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:07 WIB

Akademisi UNBIM Soroti Lemahnya Aspek Sosiologis Perda, DPRD Kabupaten Bima Diajak Susun Regulasi yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:18 WIB

DPRD Kabupaten Bima Gandeng UNBIM untuk ‘Sekolah’ di Mataram, Perkuat Kapasitas Kawal Pembangunan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:53 WIB

DPRD Kabupaten Bima Sekolah di Mataram, Biar Makin Jago Kawal Anggaran dan Pembangunan Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:30 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Resmi Diluncurkan, Balapan Digelar 9-11 Oktober di Sirkuit Mandalika

Berita Terbaru