Dana NTB Dipangkas Rp900 Miliar, DPRD Maman Ingatkan Iqbal: Cari Orang Jujur, Bukan ‘Tim Pencitraan’

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROVINSI NTB dihadapkan pada ujian besar. Dana transfer dari pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2026 akan dipangkas hingga Rp900 miliar. Situasi genting ini memantik suara keras dari DPRD NTB, salah satunya Duta Partai PAN Muhamad Aminurlah atau akrab disapa Aji Maman, yang menegaskan Gubernur Lalu Muhammad Iqbal harus segera membersihkan lingkaran birokrasi dari ‘tim pencitraan’ dan menggantinya dengan orang-orang jujur dan berintegritas dan Profesional.

Baca Juga :  NTB Belum Ramah Bagi Perempuan, Ketua DPRD Isvie Tuntut Badan Khusus

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) mendesak Gubernur Lalu Muhammad Iqbal untuk segera berbenah dan menata jajaran birokrasi. Pasalnya, dana transfer dari pemerintah pusat untuk 2026 bakal dipangkas kurang lebih hingga 24%, setara dengan Rp900 miliar.

“Pak Gubernur harus benar-benar dikelilingi orang-orang jujur, punya karakter, dan kompeten. Kalau tidak, visi pembangunan NTB akan sulit terwujud,” tegas salah satu legislator NTB Muhamad Aminurlah atau yang akrab disapa Aji Maman, Jum’at (5/9/2025).

Baca Juga :  PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan

Menurut Duta Partai PAN tersebut, gubernur juga harus lebih tegas mengontrol kinerja bawahannya agar penataan birokrasi berjalan sesuai target. Jika tidak, program pembangunan 2026 bakal terganggu.

“Kalau pembantu-pembantunya tidak bekerja maksimal, lebih banyak pencitraan, visi gubernur pasti macet di tengah jalan,” tambahnya.

Berita Terkait

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara
Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores
UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB
Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, Bupati Jarot Dorong Rumah Singgah ODGJ
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:30 WIB

UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Berita Terbaru