SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, menegaskan bahwa dana koperasi bukan untuk foya-foya. Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan pinjaman koperasi secara bijak demi memperkuat ekonomi keluarga dan membiayai pendidikan anak.
“Dana koperasi seharusnya bukan untuk belanja konsumtif, tapi digunakan untuk hal yang bermanfaat, seperti mendukung ekonomi keluarga dan membiayai pendidikan anak-anak,” Tagas Wagub NTB yang akrab disapa Umi Dinda saat ia mengunjungi Pusat Koperasi Serba Usaha Karya Terpadu Madani NTB (PKSU KTM-NTB), Sabtu 22 Maret 2025.
Instruksi Presiden Prabowo: Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa
Mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Wagub NTB juga mendorong koperasi produktif untuk menggandeng koperasi lain agar manfaatnya lebih luas.
“Koperasi yang sehat harus menjadi contoh agar koperasi lain bisa berkembang. Presiden Prabowo ingin menghidupkan kembali ekonomi desa, termasuk ketahanan pangan, penguatan ekonomi, dan pengelolaan BUMDes,” katanya.
Pemerintah NTB Gaspol Dukung Kesejahteraan Rakyat
Pemerintah NTB berkomitmen bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan manfaat koperasi dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap aspek kehidupannya,” tandasnya.
Dengan dorongan ini, diharapkan koperasi menjadi alat pemberdayaan ekonomi, bukan sekadar tempat pinjam uang untuk konsumtif.










