Gubernur NTB Iqbal Sidak Pasar, Harga Cabai Jatuh Drastis, Infrastruktur Bobrok Terbongkar

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok –Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sengkol dan Pasar Rakyat Mandalika Kuta, Sabtu 15 Maret 2025. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, tapi aksi nyata memantau harga bahan pokok yang sempat meroket menjelang Idul Fitri.

Dalam interaksinya dengan pedagang, terungkap kabar mengejutkan! Harga cabai yang sebelumnya melambung hingga Rp 200.000 per kilogram kini anjlok ke Rp 105.000–120.000 per kilogram. Penurunan ini menjadi angin segar bagi masyarakat, yang sebelumnya dibuat pusing oleh lonjakan harga. “Alhamdulillah, harga sudah mulai stabil, sudah mulai menurun,” kata Gubernur Iqbal. Minyak goreng pun masih bertahan di angka Rp 18.000 per liter.

Baca Juga :  KPID NTB Ajak Santri Jadi Benteng Hoaks, Abdul Muluk: Kuasai Media Sosial dengan Dakwah Positif

Namun, sidak ini juga membuka borok infrastruktur pasar. Pedagang di Pasar Sengkol mengeluhkan kondisi atap yang bocor parah akibat angin puting beliung dan hujan deras. Pasar yang seharusnya nyaman untuk berdagang malah berubah menjadi tempat penuh genangan air saat hujan turun.

Tak berhenti di situ, di Pasar Rakyat Mandalika Kuta, masalah lain mencuat Meski punya fasilitas lengkap, pasar ini justru sepi pedagang. Lokasi strategis di dekat Pantai Kuta Mandalika seharusnya bisa menjadi magnet ekonomi, tapi kenyataannya justru berbanding terbalik.

Baca Juga :  Tak Ada Dualisme, PMI NTB Siap Tegak Lurus Amankan Kepemimpinan Jusuf Kalla

Gubernur Iqbal pun mengambil langkah tegas! Ia berjanji akan segera menata ulang pasar ini agar kembali hidup dan ramai.

“Insyaallah sebelum MotoGP, kita akan tata ulang agar pedagang bisa kembali masuk ke dalam,” tegasnya.

Akankah janji ini segera terwujud? Ataukah hanya sekadar wacana? Publik menunggu aksi nyata pemerintah!

 

Berita Terkait

Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:53 WIB

Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Berita Terbaru