Cerita Soal Siswi SMA di Lombok Tengah Melahirkan di Toilet Puskesmas

Avatar

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah –  Siswi SMA salah satu sekolah di Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) membuang bayi di yang dilahirkan di toilet menggegerkan warga sekitar. Kini siswi kelas 12 tersebut diamankan Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasat Reskrim IPTU Luk Luk il Maqnum, mengatakan terduga pelaku inisial DA yang masih berstatus pelajar SMA kelas 12 membuang bayi yang dia lahirkan sendiri di toilet Puskesmas Kopang.

Baca Juga :  Lombok Tengah Sabet Juara Umum STQH NTB 2025, Target Berikutnya Mengincar 'Mahkota Nasional'

“Terduga pelaku membuang bayi yang ia lahirkan melalui jendela toilet, saat ditemukan bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima media ini, Senin (10/02)2025).

Menurut Kasat Reskrim kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis (7/2), saat pulang sekolah terduga pelaku awalnya merasakan sakit perut, kemudian sekitar pukul 24.00 wita terduga pelaku kemudian dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas Kopang.

Terduga pelaku kemudian langsung dibawa keruangan UGD Puskesmas, terduga pelaku saat itu masih merasakan sakit perut dan memutuskan untuk ke toilet.

Baca Juga :  Bukan Gempa, Bukan Banjir, Tapi Uang BTT Rp145 Miliar yang ‘Tersapu’ Entah ke Mana, LMND NTB Angkat Suara

“Saat berada di toilet terduga pelaku kemudian melahirkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki, karena panik terduga pelaku kemudian membuang bayi tersebut melalui jendela toilet,” terangnya.

Saat ditemukan, kata Kasat Reskrim bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal. Bayi tersebut saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan outopsi.

“Terduga pelaku saat ini sudah kita amankan untuk dimintai keterangan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas
Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD
Kasus Gratifikasi DPRD NTB Terbelah: 15 Lolos dari Jerat Pidana, 13 Terancam Jadi Tersangka
Ketua Bapemperda DPRD NTB Dorong Pers Berintegritas dan Kritis, Usul Perda Lindungi Media Lokal
Satu Kalimat Bisa Rugikan Negara, Gubernur NTB Iqbal Bongkar Bahaya ‘Angle’ Media di Panggung HPN 2026
Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:07 WIB

Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas

Jumat, 17 April 2026 - 17:43 WIB

Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD

Rabu, 15 April 2026 - 17:09 WIB

Kasus Gratifikasi DPRD NTB Terbelah: 15 Lolos dari Jerat Pidana, 13 Terancam Jadi Tersangka

Rabu, 15 April 2026 - 15:37 WIB

Ketua Bapemperda DPRD NTB Dorong Pers Berintegritas dan Kritis, Usul Perda Lindungi Media Lokal

Rabu, 15 April 2026 - 14:55 WIB

Satu Kalimat Bisa Rugikan Negara, Gubernur NTB Iqbal Bongkar Bahaya ‘Angle’ Media di Panggung HPN 2026

Berita Terbaru