Bukan Cuma Mandalika, Sekda NTB Soroti Potensi Wisata Rinjani saat Kukuhkan KORPRI Lotim

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur — Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi NTB, secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Lombok Timur masa bakti 2025–2030. Acara pengukuhan digelar di Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (14/5).

Dalam sambutannya, Sekda NTB menekankan bahwa KORPRI memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pembangunan. Ia menyebut, organisasi ini harus menjadi sosok panutan dan teladan bagi masyarakat dalam membangun karya-karya yang positif.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemprov NTB Kerahkan Seluruh Instansi, Pastikan Mudik Aman dan Harga Stabil

“Ke depan, saya berharap para pengurus yang baru segera melakukan konsolidasi program kerja agar dapat tersusun dan terlaksana secara optimal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masa transisi politik telah berakhir, sehingga saatnya semua elemen bersatu menyelesaikan berbagai persoalan besar di daerah. “Kini saatnya kita fokus menyelesaikan tantangan seperti kemiskinan, ketertinggalan, dan stunting,” ujarnya.

Selain itu, Sekda menyoroti pentingnya peran KORPRI dalam mendukung program nasional swasembada pangan. “Program penguatan swasembada pangan harus terus diperkuat, apalagi NTB merupakan salah satu garda terdepan sebagai lumbung pangan nasional,” katanya.

Baca Juga :  Harga Pangan Melonjak, Gubernur NTB Iqbal ‘Turun Gunung’ Hadapi Inflasi

Tidak hanya sektor pangan, sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Ia menyebut Lombok Timur memiliki banyak destinasi indah yang perlu terus dikembangkan. “Boleh ada sirkuit Mandalika, namun mereka akan tertarik untuk mengunjungi destinasi seperti Rinjani dan lain sebagainya yang memiliki daya tarik tersendiri,” tutur Sekda.

Dengan semangat kerja keras dan kolaborasi, Sekda optimistis berbagai persoalan klasik di NTB, khususnya di Lombok Timur, dapat diatasi bersama.

 

 

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB