SUMBAWAPOST.com- Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Nusa Tenggara Barat (APPM NTB) meminta Polda NTB tindak tegas Mafia Dana Alokasi Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DAK Dikbud) NTB itu karena tindakan mafia DAK tersebut telah mencoreng dan menghambat peningkatan kemajuan Dunia Pendidikan di Bumi Gora.
“Bahkan aksi mafia ini telah merugikan negara dan merusak harapan anak-anak di Nusa Tenggara Barat untuk mendapatkan tempat pendidikan yang layak dan nyaman untuk belajar kerena uangnya sudah dirampok para mafia di NTB,” kata Fadil Ketua Koordinator APPM NTB, saat menggelar aksi didepan Polda NTB, Kamis (30/01/2025).
Sambung Aktivis NTB ini, ia menegaskan bahwa Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan harus menyikapi dan usus tuntas persoalan DAK ini.
“Saya mendesak Kapolda NTB Segera menangkap para mafia DAK tanpa pandang bulu yang masih berkeliaran menikmati udara segar usai merampok uang pendidikan yang merupakan salah satu sektor masa depan untuk kemajuan dan pembangunan NTB. Itu tidak bolah dibiarkan dan merajalela di daerah wilayah Hukum Polda NTB,”ujarnya.
Selain itu, Alumni Mahasiswa UIN Mataram ini menegaskan, ini sangat penting bagi Polda NTB yang baru untuk dijadikan sebagai contoh bahwa Dunia Pendidikan di NTB harus terhindar dari mafia.
“Pak Kapolda NTB harus bikin satu contoh dan taring lewat DAK ini, supaya para mafia di Dunia Pendidikan berhenti dan tidak berani lagi bermain,”tukas Fadil.
Dia meminta agar Kapolda NTB untuk menggerakkan tim menangkap mafia DAK NTB yang tidak takut lagi terhadap institusi Kepolisian di bawah Kapolda Baru Irjen Pol Hadi Gunawan.
Selain itu Kapolda NTB didesak juga meminta untuk mengusut soal PT Titik Temu dan orang dibalik perusahaan itu.
“Segera panggil Direktur dan pengurus perusahaan PT Titik Temu tempat dimana uang setoran fee proyek DAK di tampung,”Desaknya.
“Termasuk Sekda NTB HL Gita Ariadi, PPK dan semua orang yang diduga terlibat didalamnya termasuk Tim transisi Iqbal-Dinda Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih,”ujarnya
Menyikapi hal itu, AKP Gede Gisiyasa Kanit 2 Subdit 3 Krimsus Polda NTB menyampaikan pihak Polda NTB sudah menerima apa yang menjadi aspirasi dan akan segera menindaklanjuti, namun demikian Polda NTB meminta agar menyerahkan sejumlah bukti yang dimiliki.
“Kami butuh data dan bukti dari teman-teman sebagai bahan acuan untuk ditindak lanjuti,”ungkapnya.
Sehingga, menyikapi hal itu APPM NTB berjanji dalam keterangan waktu dekat akan menyerahkan sejumlah bukti.
“Dalam waktu dengan kami akan menyerahkan sejumlah bukti yang telah kami dapatkan,”tutup Fadil










