“Banjir Bima Telan Ratusan Miliar, Gubernur NTB Murka: Pembalak Liar Siap Dihabisi!”

Avatar

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung ke Kelurahan Nanga Wera, Kabupaten Bima, Sabtu 22 Maret 2025 kemarin, untuk menemui warga terdampak banjir. Dalam kunjungannya, ia mendengar langsung keluhan masyarakat yang geram dengan bencana tahunan ini. Namun, yang mengejutkan, Gubernur menegaskan bahwa penyebab utama banjir bukan hanya faktor alam, tetapi juga perusakan hutan yang semakin menggila.

“Kita sudah terlalu sering disibukkan dengan penyelesaian di hilir. Sudah berapa ratus miliar uang kita habis gara-gara penggundulan hutan ini,” tegasnya dengan nada geram.

Baca Juga :  Gubernur NTB Miq Iqbal Bingung dan Curhat: Usia Hampir 67 Tahun, Kok Masih Masuk 10 Termiskin?

Gubernur menegaskan, pemerintah tak akan tinggal diam. Dalam waktu dekat, ia akan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) bersama aparat penegak hukum dan seluruh kepala daerah di Pulau Sumbawa. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para pelaku perusakan lingkungan tak lagi dibiarkan merusak masa depan masyarakat NTB.

Baca Juga :  Percepat Penurunan Stunting, Pj Gubernur NTB Kumpulkan Bupati Walikota, Minta Serius Kejar Target Nasional

“Kita satu gerbong. Kita ingin menyelamatkan lingkungan dan memastikan semua pihak yang menikmati hasil ekonomi NTB juga berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat NTB,” serunya di hadapan warga.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara investasi dan perlindungan lingkungan. Ia menegaskan, pemerintah akan menciptakan iklim investasi yang sehat, tetapi tanpa mengorbankan kelestarian alam dan keselamatan masyarakat.

 

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru