SUMBAWAPOST.com, Bima – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung ke Kelurahan Nanga Wera, Kabupaten Bima, Sabtu 22 Maret 2025 kemarin, untuk menemui warga terdampak banjir. Dalam kunjungannya, ia mendengar langsung keluhan masyarakat yang geram dengan bencana tahunan ini. Namun, yang mengejutkan, Gubernur menegaskan bahwa penyebab utama banjir bukan hanya faktor alam, tetapi juga perusakan hutan yang semakin menggila.
“Kita sudah terlalu sering disibukkan dengan penyelesaian di hilir. Sudah berapa ratus miliar uang kita habis gara-gara penggundulan hutan ini,” tegasnya dengan nada geram.
Gubernur menegaskan, pemerintah tak akan tinggal diam. Dalam waktu dekat, ia akan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) bersama aparat penegak hukum dan seluruh kepala daerah di Pulau Sumbawa. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para pelaku perusakan lingkungan tak lagi dibiarkan merusak masa depan masyarakat NTB.
“Kita satu gerbong. Kita ingin menyelamatkan lingkungan dan memastikan semua pihak yang menikmati hasil ekonomi NTB juga berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat NTB,” serunya di hadapan warga.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara investasi dan perlindungan lingkungan. Ia menegaskan, pemerintah akan menciptakan iklim investasi yang sehat, tetapi tanpa mengorbankan kelestarian alam dan keselamatan masyarakat.









