Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia K.H. Muhammad Irfan Yusuf saat memetik langsung buah kurma di Kebun Kurma Lombok Utara, Kecamatan Gangga, sebagai simbol dukungan pengembangan ekosistem ekonomi haji nasional berbasis pertanian lokal.

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia K.H. Muhammad Irfan Yusuf saat memetik langsung buah kurma di Kebun Kurma Lombok Utara, Kecamatan Gangga, sebagai simbol dukungan pengembangan ekosistem ekonomi haji nasional berbasis pertanian lokal.

SUMBAWAPOST.com | Lombok Utara-Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, K.H. Muhammad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pengembangan ekosistem ekonomi haji merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Presiden berharap seluruh kebutuhan jamaah haji Indonesia, termasuk konsumsi pangan, ke depan dapat dipenuhi dari produk dalam negeri.

“Presiden berharap kebutuhan jamaah haji, termasuk konsumsi pangan, dapat dipenuhi dari produk dalam negeri. Menurutnya, dengan kemajuan teknologi dan inovasi pertanian, tidak ada hal yang mustahil, termasuk menjadikan kurma dari NTB sebagai bagian dari konsumsi jamaah haji Indonesia di masa depan,” ucap Menteri Haji dan Umrah pada Sabtu (17/01/2026) saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Haji dan Umrah RI disambut langsung oleh Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar. Bupati Najmul menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus rasa syukur atas kehadiran tokoh nasional tersebut di daerah paling utara Pulau Lombok.

“Selamat datang di Kabupaten Lombok Utara, K.H. Muhammad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia,” ujar Bupati Najmul.

Bupati Najmul juga mengungkapkan rasa bangganya karena dapat memperlihatkan secara langsung kebun kurma Lombok Utara yang masuk jajaran terbaik ke-7 dunia dan tumbuh subur di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Badai NTB Ungkap Dugaan Aliran Uang Narkoba dan Jaringan, Nama ASN dan Oknum Polisi Disebut

“Alhamdulillah, berkesempatan melihat langsung kebun kurma terbaik ke-7 dunia yang tumbuh subur di Lombok Utara. Semoga ini menjadi langkah awal menjadikan daerah kita bagian dari ekosistem ekonomi haji nasional berbasis pertanian dan keberkahan,” tuturnya.

Menurut Bupati Najmul, potensi pertanian kurma di Lombok Utara tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga peluang strategis dalam mendukung ekonomi haji nasional yang berkelanjutan. Selain itu, sektor ini diharapkan mampu membuka ruang kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat lokal.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan sektor pertanian unggulan berbasis nilai religius dan ekonomi. Hal ini sejalan dengan visi Lombok Utara sebagai daerah religius, produktif, dan berdaya saing nasional.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Utara, Sahbudin, S.Sos., M.Si., turut mendampingi dan menerima kunjungan kerja Menteri Haji dan Umrah RI. Pertemuan strategis ini berlangsung di kawasan Kampung Kurma, Kecamatan Gangga, yang menjadi pusat pengembangan pertanian kurma di daerah tersebut.

Baca Juga :  Menteri Haji RI Kunjungi Kebun Kurma Lombok Utara, Terbaik ke-7 Dunia

Sekda Sahbudin menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran Menteri Haji dan Umrah beserta seluruh jajaran, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB, para tokoh, serta perwakilan daerah.

“Kehadiran Kampung Kurma merupakan bukti bahwa tanaman kurma dapat tumbuh dan berbuah di Indonesia, khususnya di Lombok Utara, serta memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,” ucap Sekda.

Saat ini, perekonomian Lombok Utara masih didominasi oleh sektor pertanian dengan komoditas unggulan seperti kakao, kopi, durian, vanili, dan kurma. Di Kampung Kurma Gangga, sekitar 30 pohon kurma mampu dipanen dua kali dalam setahun dengan potensi pendapatan bersih mencapai ratusan juta rupiah, menunjukkan besarnya peluang pengembangan kurma sebagai ikon baru daerah.

Ke depan, pembangunan Lombok Utara diarahkan pada penguatan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis pariwisata, pertanian, dan perikanan.

Sekda berharap Lombok Utara dapat menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi haji nasional, sejalan dengan pengembangan inovasi ekonomi haji yang digagas Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen
Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 02:05 WIB

APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Berita Terbaru